Tolak Impor Beras, Kebijakan Menyakitkan Rakyat

Tolak Impor Beras, Kebijakan Menyakitkan Rakyat
0 Komentar

Pada akhirnya ini bukan lagi masalah produksi pertanian akan tetapi sudah masuk ranah ekonomi politik dimana ekonomi Indonesia sengaja diarahkan menjadu rent seeking (pemburu rente). Untuk apa menanam bila impor saja sudah menguntungkan. (Kompas, 27/3/2021)

Apabila kebijakan impor dilanjutkan rasa malas akan menjangkiti rakyat untuk memilih petani sebagai profesi. Program Gubernur Jawa Barat untuk mengajak anak muda berkecimpung di bidang pertanian dengan tajuk Petani Milenial 4.0 akan terkendala pada sumber daya manusia. Bukan tidak mungkin suatu saat julukan Indonesia sebagai negara agraris akan hilang.

Untuk itu menolak impor beras adalah keharusan karena kebijakan itu sangat menyakitkan bagi rakyat terutama para petani. Pemerintah yang notabene adalah pengurus rakyat seharusnya ketika mengambil kebijakan mengutamakan kepentingan rakyat sebagai tujuannya. Jangan sampai mengatasnamakan rakyat untuk meraup keuntungan pribadi atau golongan.

Laman:

1 2
0 Komentar