Siap Bersaing di Tingkat Kabupaten, Desa Rancaudik Optimis Juara

Siap Bersaing di Tingkat Kabupaten, Desa Rancaudik Optimis Juara
DADAN RAMDAN /PASUNDAN EKSPRES SOLID: Jajaran Pemdes Rancaudik Kecamatan Tambakdahan membangun soliditas untuk meraih prestasi pada Lomba Desa tahun 2021.
0 Komentar

SUBANG-Desa Rancaudik Kecamatan Tambakdahan Kabupaten Subang dipercaya mewakili desa di wilayah Pantura untuk mengikuti lomba di tingkat Kabupaten Subang yang akan diselenggarakan pekan depan.

Kriteria penilaian lomba desa tersebut yaitu terkait administrasi, fisik, dan kegiatan pemerintahan desa.

Kepala Desa Kades Rancaudik, Wahyudin menyebutkan, telah mempersiapkan segala sesuatunya agar bisa menjuarai perlombaan yang diselenggarakan oleh Pemkab Subang tersebut.

Baca Juga:Camat Monitoring Pelaksanaan APBDesJimmy Mundur dari PKB

“Kami terus berbenah diri. Berbagai persiapan, baik administrasi, pembukuan desa, infrastruktur, maupun yang lainnya terus dipersiapkan,” kata Wahyudin.

Dia optimis, dengan kerja keras, kerja ikhlas dan kerja tuntas, masyarakat Rancaudik dengan moto Rancaudik “Bangkit”  yakni berwibawa, agamis, nasionalis, giat, kredibel, inovatif dan terarah, Rancaudik bisa berhasil meraih juara pertama lomba desa tingkat kabupaten tersebut.

Desa Rancaudik akan bersaing dengan tiga desa lainnya yang juga ikut dalam lomba desa itu, yaitu Desa Bojongloa, Desa Karangmukti dan Desa Cibuluh.

Dari keempat desa itu akan dinilai administerasinya dan fisiknya, yang menjadi juara otomatis akan mendapat bantuan Mobil Maskara dari Pemprov Jabar.

“Ya semoga saja jadi juara, biar dapat mobil Maskara. Tapi semuanya kita persiapkan dengan matang. Mudah-mudahan lancar sesuai harapan,” tuturnya.

Rancaudik mempunyai luas wilayah 571,918 ha, dengan penduduk berjumlah 4444 jiwa, 1626 Kepala Keluarga (KK). Desa tersebut terbagi menjadi dua dusun, yaitu Dusun Rancaudik Satu dan Dusun Sukajadi Dua serta terbagi pada 20 Rukun Tetangga (RT).

Mayoritas masyarakat Rancaudik merupakan petani. Selain itu, Rancaudik merupakan desa yang telah mendeklarasikan desa Open Defecation Free (ODF) atau desa bebas dari perilaku buang air besar sembarangan.(dan/ygi/ysp)

 

0 Komentar