PASUNDAN EKSPRES – Di tengah pesatnya pertumbuhan UMKM dan kebutuhan modal usaha yang dinamis di tahun 2025, Simulasi GoPay Pinjam BPKB hadir sebagai solusi praktis dalam mendapatkan dana cepat. Layanan ini memanfaatkan BPKB (Bukti Kepemilikan Kendaraan Bermotor) kamu sebagai jaminan, sehingga limit pinjaman bisa lebih besar namun tetap aman.
Bagi kamu GoPay Merchant terpilih, Simulasi GoPay Pinjam BPKB memungkinkan kamu merencanakan pinjaman, mulai dari jumlah yang dibutuhkan hingga tenor ideal, sebelum benar-benar mengajukannya.
Menariknya, layanan ini diluncurkan melalui kolaborasi antara GoPay Merchant, PT Multifinance Anak Bangsa, dan BFI Finance, semuanya sudah terdaftar dan diawasi oleh OJK, membuat keamanan dan transparansi pengajuan jadi lebih terjamin.
Baca Juga:Daftar Drama China Romantis Sekolah Paling Hits 2025, Nomor 5 Wajib Kamu Tonton!Wajib Tahu! Inilah Aplikasi Trading yang Resmi Terdaftar di OJK dan Bappebti Tahun 2025
Kamu dapat menghitung detail seperti bunga, tenor, dan estimasi cicilan yang akan muncul di layar saat melakukan Simulasi GoPay Pinjam BPKB langsung di aplikasi.
Dalam artikel ini, kita akan membahas secara rinci mulai dari cara melakukan simulasi, syarat, alur proses, hingga tips supaya pengajuan kamu lancar dan memanfaatkan fitur Simulasi GoPay Pinjam BPKB sebaik-baiknya.
Apa Itu GoPay Pinjam BPKB dan Alasan Simulasi Penting
GoPay Pinjam BPKB adalah layanan kredit modal usaha yang memungkinkan kamu menjaminkan BPKB kendaraan (motor atau mobil) sebagai agunan.
Berbeda dengan layanan pinjaman tanpa jaminan, produk ini menawarkan limit lebih besar hingga Rp2 miliar untuk mobil dan Rp50 juta untuk motor serta tenor panjang hingga 48 bulan, dan bunga relatif ringan sekitar 0,05% per hari atau flat per bulan mulai dari sekitar 1,26%.
Dengan Simulasi GoPay Pinjam BPKB, kamu bisa mengetahui lebih awal estimasi angsuran tanpa harus langsung mengikat.
Syarat dan Dokumen untuk Simulasi dan Pengajuan
Berikut persyaratan yang perlu kamu siapkan:
- Berstatus GoPay Merchant terpilih dan aktif di aplikasi.
- Usia peminjam antara 21–60 tahun.
- Usia kendaraan maksimal 13 tahun (motor) dan 10 tahun (mobil). BPKB bisa atas nama kamu, pasangan, atau anggota keluarga satu KK.
- STNK boleh mati maksimal 2 tahun.
- Dokumen tambahan: mutasi rekening 3 bulan terakhir, laporan penjualan (opsional).
- Siapkan dokumen fisik seperti BPKB asli, STNK, KTP, bukti listrik/PDAM, KK, dan surat pelunasan leasing jika ada.