DPPKB Purwakarta Usung 3M Plus dan 'Ingat Pesan Ibu'

0 Komentar

PURWAKARTA-Tingkat kepatuhan masyarakat di Kabupaten Purwakarta dalam menerapkan protokol kesehatan dinilai masih belum maksimal.
Untuk itu, Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kabupaten Purwakarta turut aktif mendukung Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) COVID-19 dalam menyosialisasikan pelaksanaan protokol kesehatan. Di antaranya seperti menjaga jarak, mencuci tangan dan menggunakan masker (3M).
Kepala DPPKB Kabupaten Purwakarta Nurhidayat mengatakan, pihaknya akan mengerahkan penyuluh keluarga berencana (PKB) dan Petugas Lapangan Keluarga Berencana (PLKB), baik PNS maupun non-PNS.
Untuk itu, pihaknya pun telah menyusun strategi sosialisasi perubahan perilaku yang disasarkan kepada individu, keluarga, dan komunitas.
“Nantinya, tugas utama PKB dan PLKB adalah membantu menyosialisasikan penerapan memakai masker, menjaga jarak/menghindari kerumunan, dan mencuci tangan plus menjaga iman dan imun (3M Plus),” ujarnya, Rabu (7/10).
Ia mencontohkan, sosialisasi yang dilakukan terhadap individu dapat dilakukan dengan cara mengingatkan langsung, membagikan brosur, hingga membagikan berita di grup media sosial.
“Bagi individu yang taat menerapkan protokol kesehatan, kami juga memberikan apresiasi berupa pujian dan lainnya. Justru mereka yang menjadi contoh ini kami jadikan agen perubahan di lokasi setempat,” ucapnya.
Nurhidayat menambahkan, dalam lingkup keluarga, pihaknya akan melakukan kunjungan ke rumah dan menggerakkan ibu-ibu sebagai role model penerapan protokol kesehatan lewat jargon “Ingat Pesan Ibu”.
“Terus terang, program perubahan perilaku ini menjadikan ibu sebagai tokoh utama. Pesannya adalah ingat pesan ibu untuk menerapkan 3M,” ujarnya.
Kemudian, untuk komunitas, lanjut Nurhidayat, pihaknya akan mengajak pimpinan formal dan informal untuk menjadi agen perubahan tersebut.
“Kami pun meminta tim di lapangan untuk bekerja sama dengan tim atau penyuluh lain di luar PKB dan PLKB, seperti Satgas Covid-19 di tingkat desa dan mitra-mitra terkait. Ini merupakan upaya kami dalam membantu memutus mata rantai penyebaran Covid-19 di Purwakarta,” ucapnya.(add/ysp)
 

0 Komentar