Sebelumnya, pencinta alam Subang, yang didalmnya tergabung beberapa komunitas pencinta alam di Subang, pada hari Senin lalu menyampaikan soal sengkarut TPA Panembong. Mereka menuntut, jika beberapa soal yang ada di sana harus segera dibereskan jika tidak maka akan menjadi bom waktu.
Koordinator aksi mereka Lulu Zaenudin mengungkapkan, peritiwa terendamnya lahan pesawahan oleh sampah dari TPA Panembong seperti beberapa waktu lalu, jangan sampai terjadi lagi. “Kami menuntut Pemda Subang segera memindahkan TPA Panembong,” ungkapnya.
Soal sampah, memang masih menjadi pekerjaan rumah Pemerintahan Kabupaten Subang, hingga hari ini. Sampah juga dituding penyebab dari meluapnya beberapa aliran sungai. Lagi-lagi sebabnya adalah TPA Panembong sudah overload, sehingga terjadi longsoran sampah ke aliran sungai dan menyendat alitan air di beberapa titik, hingga menyebabkan banjir.(idr/vry)
