oleh

Ismi, Putri Ustad Jejen Kini Yatim Piatu, Kedua Orang Tua Jadi Korban Kecelakaan Maut Sumedang

SUBANG– Salah seorang yang selamat dari tragedi Bus masuk ke Jurang di Tanjakan Cae, Desa Sukajadi, Kecamatan Wado, Sumedang, Rabu (10/3) adalah Ismi (5).

Gadis kecil itu adalah anak dari almarhum Ustad Jejen Juraejin, pimpinan rombongan ziarah ke Pamijahan. Naas, dalam peristiwa tersebut Ismi harus kehilangan ayahnya Ustad Jejen, ibunya serta adiknya yang tercatat dalam 29 orang meninggal dalam kejadian tersebut.

Pasundan Ekspres berkomunikasi dengan Perwakilan dari Kerapatan Indonesia Tanah Air (KITA) Zia Ulhaq. Zia intens berkomunikasi dengan guru RA Ismi yang memonitor kondisi Ismi yang masih berada di RSUD Sumedang.

“Alhamdulillah putri pimpinan Ponpes dan Kepala SMP IT Al Mu’awanah ananda Ismi selamat, namun sekarang Ismi sebatang kara atau yatim piatu,” kata Zia.

Ia menyampaikan, saat ini telah sadar, namun masih dalam perawatan dan telah mendapatkan pendampingan dari Psikolog termasuk dari Polwan.

“Informasi dari gurunya, Ismi ini duduk di depan, dia tahu persis saat mobil itu masuk ke jurang dan terguling. Makanya untuk upaya pemulihan, Ismi didampingi psikolog, mengingat umurnya juga yang masih anak-anak,” ucap Zia.

Dari informasi yang diterimanya, salah satu keluarga yang masih ada adalah kakek dari Ismi yang tidak ikut dalam rombongan peziarah tersebut.

“Ada kakeknya, mungkin nanti dengan kakeknya,” imbuhnya.

Ia berharap kondisi, Ismi serta korban lain yang masih menjalani perawatan berada dalam kondisi baik. Ismi mengalami luka pada bagian kakinya.

“Informasinya Ismi masih menjalani perawatan, termasuk juga di bagian kakinya. Kita berdoa yang terbaik,” ungkap Zia. (ygi/man)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *