Pembelajaran Tatap Muka di Karawang Dilaksanakan Tiga Shift

Pembelajaran Tatap Muka di Karawang Dilaksanakan Tiga Shift
Poto Ilustrasi
0 Komentar

KARAWANG-Kendati sudah ada Surat Keputusan Bersama (SKB) dari empat menteri soal pembelajaran tatap muka (PTM). Namun, Disdikpora Karawang masih menunggu keputusan dari Satuan Tugas -ovid 19 Kabupaten terkait hal itu. Pasalnya, jumlah yang positif Covid-19 terus bertambah.

Sekretaris Disdikpora Karawang Cecep Mulyawan mengatakan, pihaknya belum bisa memastikan apakah pada tahun ajaran baru nanti PTM sudah bisa dilaksanakan atau belum. Sampai saat ini, dengan terus meningkatnya jumlah pasien covid di beberapa wilayah kecamatan, pihaknya masih menunggu keputusan dari satgas. “Baik di tiga kecamatan atau di kecamatan lain juga sama. Kami masih menunggu keputusan dari Satgas,” ujar Cecep.

Dikatakan Cecep, Disdikpora hanya mempersiapkan saja fasilitas dan sarana prasarana di setiap sekolah agar menerapkan protokol kesehatan saat dilaksanakan PTM. Tetapi yang bisa memastikan boleh dilaksanakan atau tidak yaitu Satgas.

Baca Juga:Dapat Dukungan Modal Dari BRI, Zetria Sukses Bisnis Kerupuk Kulit Khas MinangHUT ke-14 KBB Bakal Ditayangkan Live Streaming Selama 24 Jam

“Secara umum kami sudah mempersiapkan. Semua sekola sudah menyiapkan tempat cuci tangan, handsanitizer, termogram dan alat-alat lainnya,” katanya.

Terpisah, Juru Bicara Satgas Covid-19 Kabupaten Karawang Fitra Hergyana mengatakan, terkait PTM pada tahun ajaran baru ini pihaknya baru akan melakukan rapat dan membahas PTM. “Rencana kita rapatkan dahulu dengan satgas,” tulisnya melalui pesan singkat.

Sebelumnya, Kepala Disdikpora Karawang Asep Junaedi memastikan jika pada tahun ajaran baru bisa dilaksanakan PTM dengan menerapkan sistem tiga shift. “Sesuai dengan Surat Keputusan Bersama (SKB) 4 menteri, pembelajaran tatap muka terbatas bakal dilakukan pada bulan Juli,” ujar Asep.

Asep juga mengatakan, untuk satu angkatan atau satu rombongan belajar, nantinya tidak lebih dari 200 orang. Sebab jika menggunakan 2 shift masih ada sekolah yang jumlah rombongan belajarnya 33, jika satu kelas 20 orang, maka dalam satu angkatan sudah 660 orang.

“Nanti shift pertama dari jam 7 sampai jam 9.30, selanjutnya shift kedua dari jam 10 sampai jam 12, dan shift terakhir jam 1 siang sampai jam 3 sore,” jelasnya.(use/vry)

 

0 Komentar