Soal Keterlambatan Honor RT dan RW, Camat: Sabar, Sudah Mulai Transfer

INDRAWAN SETIADI/PASUNDAN EKSPRES Camat Subang, Deni Setiawan
INDRAWAN SETIADI/PASUNDAN EKSPRES Camat Subang, Deni Setiawan
0 Komentar

SUBANG-Camat Subang, Deni Setiawan buka suara mengenai keterlambatan pencairan honor bagi RT dan RW. Menurutnya, keterlambatan karena faktor administrasi saja. Sementara anggaran untuk honor RT dan RW sudah tersedia.

“Soal administrasi saja. Karena di kami (Kecamatan Subang) itu hampir semua kelurahan, tidak punya otonomi sendiri seperti desa di kecamatan lain,” ungkapny, Senin (26/7).

Administrasi yang kerap bermasalah salah satu contohnya yakni perbedaan penulisan nama antara di rekening bank dan Surat Keputusan (SK) RT dan RW.

Baca Juga:Dua Menteri RI Beri Bantuan Oksigen KonsentratorStok Menipis, Warga Kesulitan Ingin Divaksin

“Di rekening nama yang tercatat misalkan Dadan Setiawan, sedangkan di SK yaitu Dadan S. Hal-hal seperti itu kan harus diperbaiki dulu agar tidak jadi masalah di kemudian hari, lantaran berhubungan dengan anggaran maka terjadilah keterlambatan,” tambahnya.

Adapun jumlah RT di Kecamatan Subang sebanyak 533 RT, dan 162 RW. Menurut Deni, dengan jumlah itu perlu waktu bagi pihak perbankan untuk melakukan validasi agar honor sampai ke tangan RT/RW.

“Kalau salah rekening sampainya nanti ke orang lain, repot juga kan,” tambahnya lagi.

Dia berharap kepada RT dan RW selaku mitra kerjanya untuk tetap bersabar menunggu honor yang saat ini dalam proses transfer. Selain itu, dia juga menghimbau agar para RT dan RW untuk tetap mensosialisasikan penerapan prokes terlebih di masa PPKM Level 4 ini.

“Ya sabar. Sudah mulai ditransfer, hanya perlu waktu. Saya juga berterimakasih pada RT dan RW selaku mitra kerja, yang terus memberikan dedikasi pada masyarakat, terlebih saat pamdemi seperti sekarang,” tukasnya.

Sebelumnya, Ketua Forum RT/RW Kelurahan Pasirkareumbi Willy Anbiya mengatakan, hingga bulan ini honor RT/RW  belum kunjung cair.

“Honor RT/RW se kecamatan Subang sampai saat ini belum turun, padahal tahun lalu waktu dana BKU dikelola kelurahan, honor lancar sesuai jadwal per triwulan. Tapi sekarang setelah dana BKU dikelola oleh Kecamatan Subang, sudah mau masuk bulan 8 honor masih belum turun,” kata Willy.(idr/ysp)

0 Komentar