Soal Kerumunan saat vaksinasi di Stadion Singaperbangsa Karawang, Satgas Covid-19: Tidak ada Koordinasi

Soal Kerumunan saat vaksinasi di Stadion Singaperbangsa Karawang, Satgas Covid-19: Tidak ada Koordinasi
0 Komentar

KARAWANG– Satgas Covid-19 Kabupaten Karawang, mengaku kecewa atas adanya kerumunan yang terjadi di lokasi vaksinasi Stadion Singaperbangsa Karawang . pasalnya, Satgas tidak dilibatkan terkait koordinasi kebijakan sistem offline untuk calon peserta vaksinasi sehingga membludak dan menyebabkan kerumunan.

“Evaluasi setiap hari, cuma memang kerumunan ini terjadi setelah adanya kebijakan dari penyelenggara untuk membuka vaksinasi secara offline,” ujar Ketua Harian Satgas Covid-19 Kabupaten Karawang, Samsuri.

Menurut Samsuri, penyelenggara (event organizer) vaksinasi massal di Stadion Singaperbangsa terkesan abai dan tidak matang dalam mempersiapkan kegiatan.

Baca Juga:Jangan Salah, Cara Pengucapan ‘Hermes’ yang BenarEdarkan Sabu Dikalangan Sopir, RR Diamankan BNNK Karawang

“Ini kelihatannya skenarionya tidak dipersiapkan dengan matang dengan membuka bebas offline hanya berdasarkan KTP,” katanya.

Meski memudahkan masyarakat yang akan melakukan vaksin, namun kata Samsuri, sistem online sulit mengukur tingkat kehadiran.

“Ini mungkin dilakukan oleh EO karena capaiannya di hari 1-6 masih kurang hnya 50-60 persen. kami akan evaluasi nanti saya mau datang ke stadion,” tandasnya.

Sebetulnya, kata Samsuri, kemampuan tenaga kesehatan yang ada di Karawang hanya mampu melakukan vaksin sebanyak 2000 orang per hari.

Oleh karena itu, pihaknya akan melakukan evaluasi dengan cara daftar di kecamatan masing-masing. “Sehingga bisa terkendali yang datang ke stadion ini maksimal 2500 orang,” katanya. (use)

0 Komentar