TMMD Ke-113, Jalur Lingkar Timur Segera Terwujud

TMMD Ke-113, Jalur Lingkar Timur Segera Terwujud
ADAM SUMARTO/PASUNDAN EKSPRES TMMD KE-113: Para personel TNI bersama warga bersiap melanjutkan pengerjaan program TMMD ke-113 dengan sasaran pokok berupa pengecoran jalan sepanjang 435 meter.
0 Komentar

Dirinya juga berpesan, TMMD ke-113 ini harus menjadi ajang untuk ibadah, membangun negeri, berbakti kepada masyarakat dan bangsa, serta menjalankan amanat undang-undang. “Kalau masyarakat dan sumber dayanya sudah cerdas dan baik, maka semua pun akan baik. Jadikan ruang ibadah kita ini untuk berbakti kepada negara dan bangsa,” ujar Kasdam.

Jalur Lingkar Timur

Sejatinya, TMMD ke-113 ini sejalan dengan program Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Purwakarta, yakni mewujudkan jalur lingkar timur yang leucir alias bagus dan lancar. Seperti diketahui, sejak menjabat sebagai Bupati Purwakarta, Anne Ratna Mustika fokus terhadap tiga hal. Ketiganya adalah pembangunan infrastruktur, pendidikan, dan kesehatan warga.

“Percepatan pembangunan di Kabupaten Purwakarta mulai berjalan sedikit demi sedikit. Salah satu katalisatornya adalah TMMD ini. Adapun TMMD ini sasarannya berada di Desa Wanawali, Kecamatan Cibatu yang merupakan bagian dari jalur lingkar timur,” ucap Ambu Anne, panggilan akrabnya, saat ditemui di Purwakarta, Senin (16/5).

Baca Juga:Nyata Kembangkan UMKM, Sandiaga Didukung Emak-EmakAnak Terlibat Pidana Akan Mendapatkan Pendidikan

Sejatinya pembangunan jalan lingkar timur sudah dimulai sejak 2019 lalu, tepatnya melalui TMMD ke-106. Jalan lingkar timur sendiri terbentang dari mulai Kecamatan Kiarapedes, Kecamatan Cibatu, Campaka, Bungursari, Babakan Cikao.

Ambu Anne menyebutkan, peran TNI cukup besar dalam proses percepatan pembangunan di wilayah Kabupaten Purwakarta. Di antaranya yang menyangkut dengan pembangunan infrastruktur. Kolaborasi ini, lanjut Ambu Anne, merupakan kerjasama lintas sektoral antara Pemkab Purwakarta dengan TNI.

“Percepatan pembangunan melalui program TMMD ke-113 ini memiliki sasaran utama berupa pembangunan ruas jalan Cibukamanah-Wanawali dengan panjang 435 meter. Sasaran tambahan lainnya adalah berbagai kegiatan pembangunan lainnya baik itu fisik maupun nonfisik. Satu di antaranya adalah perbaikan rutilahu,” ujarnya.

Ruas jalan Cibukamanah-Wanawali tersebut merupakan bagian dari Detail Engeneering Design (DED) ruas jalan Cibukamanah ke Kadubandeng yang merupakan bagian dari pembangunan jalur lingkar timur Purwakarta. Pembangunan jalan ini mempunyai arti strategis dari segi pertahanan maupun dari segi ekonomi.

“Kami menyadari betul bahwa pola kerjasama lintas sektoral dan koordinasi antarpemangku kebijakan maupun pemangku kepentingan akan lebih efektif dalam mewujudkan tujuan pembangunan daerah yang berkorelasi dengan upaya tercapainya  pembangunan nasional,” ucapnya.(add/vry)

Laman:

1 2
0 Komentar