oleh

Pernah Jadi Timses Jokowi, Foto Lin Che Wei Beredar di Media Sosial. Eko Widodo: Pantas BuzzeRp Beramai-ramai Serang UAS

VIRAL – Terbongkarnya kasus korupsi ekspor CPO dengan tersangka bernama Lin Che Wei, sontak membuat heran sejumlah pihak. Hal itu lantaran, nama dan foto Lin Che Wei banyak dikaitkan dengan Jokowi dan Ahok.

Bahkan, akun pegiat media sosial, Eko Widodo (@ekowboy) mengunggah foto lawas Lin Che Wei sewaktu bersama Jokowi.

Dalam foto tersebut, terlihat Lin Che Wei berada tepat di samping Jokowi yang menggunakan kemeja putih. Terlihat juga puluhan orang mengelilingi mereka. Yaitu di antaranya yang sedang membubuhkan tandatangan pada selembar spanduk.

“Selain timses.. Lin Che Wei mafia migor ternyata sudah ikrib sejak Jokowi & Ahok jadi Gub DKI. Pantas BuzzeRp membabi buta serang UAS siang malam demi menutupi isu ini!!!,” jelas akun yang menamakan diri Penyambung Lidah Netizen itu.

Seperti diketahui sebelumnya, Jaksa Agung ST Burhanuddin memaparkan, bahwa tersangka Lin Che Wei mulai masuk ke lingkungan Kementerian Perdagangan sejak kepemimpinan Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi.

Lin Che Wei disebut-sebut mempunyai peran aktif dalam menghubungkan Kemendag dengan perusahaan-perusahaan sawit yang bermasalah.

“Sejak, kira-kira kemungkinan dengan struktur menteri yang baru kalau tidak salah. Januari kalau tidak salah keberadaannya tuh,” jelas Burhanuddin kepada wartawan, Rabu (18/5/2022) via Fajar.co.id.

Adapun Lutfi mulai menjabat menjadi menteri terhitung sejak 23 Desember 2020, setelah dilantik Presiden Joko Widodo di Istana Negara, Jakarta.

Pernah Jadi Timses Jokowi, Foto Lin Che Wei Beredar di Media Sosial. Eko Widodo: Pantas BuzzeRp Beramai-ramai Serang UAS

Lin Che Wei adalah pihak swasta yang ikut terlibat dalam pengambilan keputusan dan dan merekomendasikan persetujuan ekspor (PE) terhadap sejumlah perusahaan

“LCW ini adalah orang swasta yang direkrut oleh Kementerian Perdagangan tanpa surat keputusan dan tanpa suatu kontrak tertentu. Tetapi dalam pelaksanaannya, dia ikut menentukan kebijakan tentang peredaran prosedur tentang distribusi minyak goreng,” tuturnya.

Burhanuddin menjelaskan, bahwa penyidik mempunyai bukti yang bisa menguatkan tudingan Lin Che Wei memiliki peranan penting dalam pengambilan kebijakan terkait izin ekspor CPO tersebut di Kemendag.

Sekadar informasi, dalam kasus tersebut, penyidik pun telah menetapkan total lima tersangka.

Selain Lin Che Wei, tersangka utama yang dijerat adalah:

  • Dirjen Perdagangan Luar Negeri Kementerian Perdagangan Indrasari, Wisnu Wardhana.

Lalu, ada tiga bos perusahaan sawit yang juga ikut terseret. Mereka adalah

  • Komisaris PT Wilmar Nabati Indonesia, Master Parulian Tumanggor.
  • Senior Manager Corporate Affairs PT Pelita Agung Agrindustri/Permata Hijau Group, Stanley MA; dan
  • General Manager di Bagian General Affair PT Musim Mas, Picare Tagore Sitanggang sebagai tersangka.

Kasus tersebut diselisik Jaksa sejak Januari 2021 sampai Maret 2022. Waktu itu, pemerintah melalui Kementerian Perdagangan mengambil kebijakan Domestic Market Obligation (DMO) dan Domestic Price Obligation (DPO) agar perusahaan yang mengekspor minyak bisa diregulasikan. (Jni)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.