APBD Perubahan Jangan Telat Lagi, DPRD Subang Minta Pemda Susun Draft

WAKIL RAKYAT: Aktivitas anggota DPRD Subang saat menggelar rapat paripurna, beberapa waktu lalu. DPRD menyebut telah meminta eksekutif untuk menyusun draft APBD perubahan. INDRAWAN SETIADI/PASUNDAN EKSPRES
WAKIL RAKYAT: Aktivitas anggota DPRD Subang saat menggelar rapat paripurna, beberapa waktu lalu. DPRD menyebut telah meminta eksekutif untuk menyusun draft APBD perubahan. INDRAWAN SETIADI/PASUNDAN EKSPRES
0 Komentar

SUBANG-Wakil Pimpinan DPRD Subang Elita Budiarti mengklaim, DPRD telah memberikan sinyal pada eksekutif untuk segera menyusun draft Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Perubahan 2022. Sehingga tidak sampai terlambat lagi seperti tahun lalu.

Dia menyebut, DPRD terus melakukan pengawasan baik itu penyusunan draft anggaran, maupun PAD Subang yang sudah memasuki semester pertama di tahun anggaran 2022 ini.

“Mungkin sekitar minggu depan kita akan minta laporan pertanggungjawaban bupati,” katanya kepada awak media di Kantor DPD Golkar Subang, pada Selasa (7/6).

Baca Juga:Darling Kopi, Cocok Dinikmati Orang TersayangBapenda Kabupaten Bandung Barat Optimis Target Pajak 40 persen di Akhir Juni

Dia mengaku bersama anggota DPRD lain proaktif membuat pemberitahuan kepada eksekutif untuk menyiapkan draf sebelum ada perubahan.

“Perubahan rancangan APBD memang pasti ada, karena ada beberapa anggaran yang belum terakomodir. Tetapi semuanya tergantung eksekutif. Tetapi untuk keterlambatan itu tidak mungkin, adapun keterlambatan dulu, itu kami sudah melayangkan surat. Kami harap itu tidak terjadi lagi,” ujarnya lagi.

Legislator fraksi Golkar membeberkan, pengawasan di legislatif saat ini masih kurang tajam, hal itu disebabkan karena gemuknya koalisi di Kabupaten Subang.

“Yang di oposisi itu cuma Golkar dan PKB, jadi memang agak kurang tajam, yang penting sepanjang tidak ada hal-hal yang membuat masalah, ya kita suport,” tambahnya.

Namun sebaliknya, jika ada yang melenceng, Elita memastikan akan berbunyi keras.(idr/ysp)

 

0 Komentar