Soal Angkot Terbakar di Cijambe, Ini Kata Polisi

Soal Angkot Terbakar di Cijambe, Ini Kata Polisi
0 Komentar

SUBANG – Mobil angkutan umum kota (Angkot) jurusan Subang – Cimenteng ludes terbakar hingga menyebabkan seorang penumpang tewas terpanggang.

Kejadian tersebut terjadi tepat di depan sebuah sekolah dasar negeri Banjarsari, Kampung Cikupa, Desa Cirangkong, Kecamatan Cijambe, Kabupaten Subang, Sabtu (25/6).

Kapolsek Cijambe Iptu Kuswan mengatakan, mobil angkot yang dikendarai oleh Enab (60) terbakar tersebut mengarah dari arah Subang menuju Cimenteng yang hendak mengantar satu penumpang bernama Mae (45) yang juga merupakan warga sekitar.

Baca Juga:Pertama Kontes Ikan Koi di Subang, Disambut Antusias Peserta dari Berbagai DaerahHadapi Persikas, Semen Padang Siap Tampil All Out, Gultom: Melatih Mental

“Berdasarkan informasi dari saksi yang berada di sekitar sekolah Banjarsari tepatnya di tkp melihat dari arah barat ada kendaraan terbakar didalam angkotnya ada satu perempuan menjadi korban kebakaran,” ujar Kuswan kepada wartawan.

Dikatakan Kuswan, saat ini pihaknya masih belum bisa menentukan penyebab pasti terbakarnya angkot.

Pasalnya, kepolisian dari Polsek Cijambe bersama dengan unit Inafis Polres Subang masih menyelidiki kasus terbakarnya angkot tersebut. Namun, dugaan sementara diakibatkan adanya konsleting listrik.

“Korban bisa terbakar kami masih melakukan penyelidikan bersama dengan Reskrim Polres Subang. Kami belum bisa menentukan karena masih dalam tahap penyelidikan. Dugaan awal akibat konsleting listrik,” katanya.

Kuswan menuturkan, saat kejadian di dalam angkot tersebut hanya berisikan supir bersama dengan korban meninggal dunia yang duduk dibelakang angkot.

“Menurut saksi penumpang cuman 1 orang yang bernama korban Mae warga setempat di sini. Sementara untuk supir mengalami luka bakar pada bagian wajah masih belum bisa ditanya karena masih shock,” tuturnya.

Sementara itu, korban meninggal dunia saat ini sudah dievakuasi oleh pihak kepolisian dan langsung dibawa ke RSUD Subang untuk dilakukan visum serta dilakukan otopsi di Rumah Sakit Bhayangkara Indramayu.

0 Komentar