SUBANG-Laju inflasi di Kabupaten Subang di angka 1,81 persen berdasarkan data BPS tahun 2021. Angka inflasi di bawah 2 persen tergolong terkendali.
Hal tersebut dikatakan oleh Sekda Subang Asep Nuroni, dalam acara Rapat Koordinasi Forkopimda FGD Pengendalian Inflasi Daerah Kabupaten Subang, Jumat (9/9) di Aula Pendopo Abdul Wahyan.
Sekda mengatakan, kondisi inflasi yang tergolong stabil itu perlu dipertahankan di tengah kenaikan harga BBM.
Baca Juga:Padli Nasabah BRI Unit Jatiluhur Dapat Grand Prize Mobil AvanzaRatu Elizabeth II Meninggal Dunia, Pangeran Charles Jadi Raja Inggris
Sekda Subang Asep Nuroni mengatakan, dampak kenaikan harga BBM sangat komplek yang akan berpengaruh terhadap berbagai sektor kehidupan.
Sekda mengatakan, jika tidak ditangani maka akan berpengaruh terhadap inflasi di daerah.
Isu inflasi ini menjadi atensi Pemda Subang. Untuk menjaga stabilitas inflasi itu, Pemkab Subang menggelar Rapat Koordinasi Forkopimda FGD Pengendalian Inflasi Daerah Kabupaten Subang, Jumat (9/9) di Aula Pendopo Abdul Wahyan.
Hadir dalam kesempatan itu Bupati Subang H Ruhimat, Wabup Agus Masykur, Ketua DPRD Narca Sukanda, Sekda Subang Asep Nuroni, Kapolres Subang AKBP Sumarni, Dandim Subang Letkol Bambang Radityapara kepala dinas, perwakilan BUMD dan BUMN, dan pihak swasta termasuk akademisi.
Salah satu ikhtiar untuk mengendalikan inflasi di daerah yakni dengan merealisasikan bantuan sosial kepada masyarakat. Salah satunya pemberian BLT BBM dan pembagian sembako.(ysp)
