Menolak Keras Kenaikan BBM, Mahasiswa Unsub Gelar Aksi Unjuk Rasa ke Pemda

Menolak Keras Kenaikan BBM, Mahasiswa Unsub Gelar Aksi Unjuk Rasa ke Pemda
0 Komentar

SUBANG – Ratusan masa aksi yang tergabung di dalamnya terdapat buruh,mahasiswa,lembaga swadaya masyarakat mendatangi kantor bupati menggelar aksi unjuk rasa menolak kenaikan BBM, Kamis (16/9).

Dalam aksinya ratusan masa aksi yang terdiri dari buruh,mahasiswa,LSM selain menggelar mimbar bebas/orasi yang dilakukan di halaman kantor bupati, sebelumnya mereka melakukan Long March sepanjang Jalan Otista Subang.

Dalam orasinya buruh mendesak pemerintah membatalkan kenaikan harga BBM yang di nilai membebani rakyat, yang dinilai sangat menyengsarakan dan tentunya berpengaruh terhadap semua harga-harga, kata Irma Komalasari salah satu aktivis buruh perempuan subang

Baca Juga:Haul Kiai Ageng Gribig, Airlangga: Ini Pesan Orang Tua dan Buyut KamiRibuan Massa di Subang Geruduk Kantor Bupati Subang, Tolak Kenaikan Harga BBM 

Irma menegaskan kenaikan harga BBM ini sangat berdampak buruk terutama bagi kami kaum buruh, sehingga menambah beban bagi kami, ucapnya

Disisi lain perwakilan mahasiswa yang sekaligus Presiden Mahasiswa BEM Universitas Subang ( UNSUB ) Muhammad Riefky Alfathan dalam orasinya ia menyampaikan, menolak keras kenaikan BBM, yang sangat membebani kepada rakyat dan menuntut pemerintah agar memberikan solusi dan alternatif lainnya dalam menyelesaikan polemik yang hari ini terjadi di negeri kita

“Apapun alasannya kenaikan bahan bakar ini sangat menyengsarakan rakyat,ia meminta seluruh pemerintah kabupaten subang sama-sama menolak terkait kenaikan bahan bakar minyak(BBM) ini,selain itu ia menyampaikan aksi ini merupakan merupakan aksi damai dan aksi,” katanya.

“Solidaritas terhadap kawan wadas melawan dampak dari disahkannya UU Minerba No.3 tahun 2020,dan juga Presiden Mahasiswa ini menyampaikan Kenaikan Bahan Bakar ini akan mengakibatkan ketidakstabilan dari berbagai aspek jelas sekali kebijakan jokowi ini sangat menyengsarakan masyarakat,” imbuhnya.

Unjuk Rasa ini terus berlangsung hingga sore hari,Para aparat gabungan yang terdiri dari Polisi,TNI,Satpol PP terus berjaga guna melakukan pengawalan serta pengamanan terhadap jalannya unjuk rasa. (idr)

0 Komentar