Bacaan Doa Buka Puasa Nisfu Syaban 2023, Simak Jangan Sampai Salah

Bacaan Doa Buka Puasa Nisfu Syaban 2023, Simak Jangan Sampai Salah (via pexels-Thirdman)
Bacaan Doa Buka Puasa Nisfu Syaban 2023, Simak Jangan Sampai Salah (via pexels-Thirdman)
0 Komentar

Bacaan Doa Buka Puasa Nisfu Syaban 2023, Simak Jangan Sampai Salah

Bacaan Doa Buka Puasa Nisfu Syaban ini disajikan untuk kamu yang sedang menjalani puasa nisfu syaban hari ini,

Maka kita perlu juga mengetahui tentang bacaan berbuka puasa

Nisfu Sya’ban adalah malam pertengahan bulan Sya’ban pada kalender Hijriyah.

Malam Nisfu Sya’ban memiliki makna yang penting dalam tradisi Islam karena dianggap sebagai malam yang penuh berkah dan rahmat.

Baca Juga:Aplikasi Penghasil Uang, Cair Mulai 100 Ribu, Terbukti Aman? Coba di SiniPLN dan Jepang Kolaborasi, Percepat Program Transisi Energi Lewat Mekanisme ETM dan JETP

Di malam ini, umat muslim banyak melakukan amalan-amalan kebaikan, seperti shalat malam, membaca Al-Quran, berdoa, dan lain sebagainya.

Meskipun demikian, perayaan malam Nisfu Sya’ban tidak termasuk dalam ibadah yang diwajibkan dalam Islam,

Namun disunahkan untuk memperbanyak ibadah dan berdoa di malam tersebut.

Bacaan Doa Buka Puasa Nisfu Syaban 2023

اللَّهُمَّ لَك صُمْت وَبِك آمَنْتُ وَعَلَى رِزْقِكَ أَفْطَرْتُ ، ذَهَبَ الظَّمَأُ وَابْتَلَّتْ الْعُرُوقُ وَثَبَتَ الْأَجْرُ إنْ شَاءَ اللَّهُ

Allahumma laka shumtu wabika aamanyu wa ‘alaa rizqika afthartu dzhaba dhomau wabtallatil uruuqu watsabatal ajru insyaallah.

Artinya: “Ya Allah, karena-Mu aku berpuasa, kepada-Mu aku beriman dan dengan rizki-Mu aku berbuka. Telah hilang rasa penatku dan basahlah tenggorokanku dan tetaplah pahala dicurahkan atasku, Insya Allah”.

Bacaannya adalah sama saja dengan bacaan berbuka puasa pada umumnya

yang membedakan hanyalah pada niat puasanya saja ya

Dzikir Malam Nisfu Syaban, Baca Yaasin 3x, Ini Dalil Lengkapnya

Menurut yang penulis ketahui tentang puasa sunah, jika seseorang masih mempunyai “qadha” puasa wajib (puasa ramadhan) di tahun sebelumnya yang belum dikerjakan,

Maka alangkah baiknya jika dia mendahulukan qadha” puasa wajib, perihal ibadahnya tetap mendapatkan nilai ibadah puasa syaban jika dia berpuasa di bulan syaban,

jika dia berpuasa di bulan biasa misal di hari senin saat meng-qhada puasa, maka juga dia termasuk menjalankan puasa sunah senin tersebut. Wallahua’lam

0 Komentar