Upaya Jaga Ketahanan Pangan
SUBANG-Guna menunjang ketahanan pangan, Dinas Ketahanan Pangan berkordinasi dengan Perum Jasa Tirta (PJT) akan ditanami kedelai di Kecamatan Compreng. Tidak tanggung-tanggung, kedelai yang akan ditanam, memakan lahan seluas 380 hektar areal persawahan milik masyarakat di empat desa.
“Ini program dari pusat. Kita mencoba realisasikan di Kecamatan Compreng,” Ujar Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Subang, Hendrawan.
Titik penanaman kedelai di Kecamatan Compreng, bukan tanpa sebab. Menurutnya, Kecamatan Compreng pernah menjadi titik tanam kedelai oleh Mantan Presiden RI Soeharto dan berhasil.
Baca Juga:Mudik Gratis Minimalisir Angka KecelakaanSub-PIN Polio Sasar 78.077 Anak
“Pak Soeharto berhasil menanam kedelai, dengan pangsa pasar yang bagus,” jelasnya.
Hendrawan mengatakan, kedelai yang ditanam oleh masyarakat tersebut, nantinya akan dibeli oleh Pemerintah Daerah Kabupaten Subang untuk pemenuhan ketahanan pangan.
Selain itu, pengelolaan kedelai bisa dilakukan di Kopti Subang. Apakah hendak di buat tahu, tempe dan susu.
“Nah kedelai yang ditanam oleh masyarakat, hasil bantuan dari kementerian. Nantinya, dibeli oleh pemerintah daerah kabupaten subang,” tuturnya.
Ia menjelaskan, program kedelai tersebut akan dilakukan usai lebaran 2023. Calon Penerima Calon Lokasi (CPCL) sedang diusulkan dan diinventarisir.
“PJT yang nantinya melakukan pengairan untuk lahan kedelai tersebut. Kita hanya mengusulkan saja pemilik sawah untuk Menjadi calon penerima program kedelai,” pungkasnya.
Kabar mengenai lahan di Subang akan ditanami kedelai sudah sejak tahun 2020, dimana untuk areal sawah di Subang akan diperuntukan menanam kedelai.
Baca Juga:Hengki: Stok Kepokmas masih Aman Jelang Idul FitriDesak Perbaikan Jalan Kawao-Cengkong
Hal tersebut dilakukan untuk menunjang ketahanan pangan daerah, agar tidak selalu mengandalkan produk impor.(ygo/ery)
