Habib Bahar Bin Smith (HBS) Dituding Bohong Soal Kasus Penembakan

HBS
foto Istimewa
0 Komentar

PASUNDAN EKSPRESHabib Bahar bin Smith (HBS) kembali mengadakan pengajian melalui live streaming yang disiarkan melalui akun resmi Sayyid Bahar bin Sumaith Official pada hari Selasa, 16 Mei 2023 pagi.

Setelah mengalami insiden penembakan oleh orang tak dikenal pada hari Jumat, 12 Mei 2023, kondisi HBS terlihat membaik.

Dalam pengajiannya tersebut, HBS menyatakan bahwa ia tidak ingin membicarakan banyak hal terkait kondisinya. Ia juga mengungkapkan bahwa ia tidak suka bermain drama.

Baca Juga:Perbandingan Huawei Nova 7 5G vs Samsung Galaxy A52: Memilih Smartphone TerbaikBiografi Singkat Sunan Kalijaga & Sumber Referensi

“Saya tidak ingin banyak berbicara dan saya sangat tidak suka dengan drama. Janganlah mengira saya seperti seorang aktor sinetron yang suka bermain drama. Saya ini seorang yang berada di medan, Habib Bahar bin Smith adalah seorang yang berada di medan, seorang prajurit, tidak suka banyak bicara dan tidak suka drama, sangat membenci drama dan pura-pura. Saya adalah orang apa adanya, tidak ada warna abu-abu. Saya adalah orang yang berada di medan, seorang pejuang, seorang yang berjuang,” kata HBS.

Sebelumnya, terdapat tuduhan bahwa kasus penembakan terhadap HBS adalah sebuah kebohongan yang dibuat oleh HBS sendiri.

KH Muhammad Fuad Riyadi, yang juga dikenal sebagai Gus Fuad Plered, selaku pimpinan Pondok Pesantren Roudlatul Fatihah Plered Bantul, menyatakan bahwa penembakan terhadap Habib Bahar bin Smith hanyalah sebuah drama yang sengaja dibuat untuk mengalihkan perhatian dari isu-isu yang sedang menjadi polemik mengenai nasab para habib.

Pernyataan tersebut disampaikan oleh Gus Fuad melalui saluran YouTube resminya, Gus Fuad Channel, yang diunggah pada hari Senin, 15 Mei 2023.

Lebih lanjut, HBS juga menegaskan bahwa ia tidak akan mundur meskipun dihadapkan pada ancaman apapun.

Ia mengatakan bahwa ia siap mati untuk berjuang melawan kezaliman.

“Seorang pejuang sejati tidak banyak bicara, jika ada yang ingin bermain-main, saya akan mengajari cara bermainnya. Jika ada yang ingin bermain-main dengan saya, saya akan mengajari cara bermainnya. Ingatlah, tidak ada ancaman yang akan membuat Bahar bin Smith mundur. Ini adalah Bahar bin Smith. Saya tidak peduli dengan ancaman apapun. Jika saya harus mati, itu adalah cita-cita saya. Apakah Habib Bahar berani mati? Bukan, saya tidak berani mati. Apakah Habib Bahar mencari mati? Saya jatuh cinta dengan mati. Namun, mati bukanlah mati yang konyol, melainkan mati dalam perjuangan untuk bangsa, agama, negara, dan rakyat Indonesia. Melawan kezaliman, penjajah, dan ketidakadilan,” katanya.

0 Komentar