Gara-gara Dukung Prabowo Nasib Politikus PDI Perjuangan Budiman Sudjatmiko di Ujung Tanduk, PDI-P Siap Memutuskan

prabowo dan budiman
0 Komentar

Ganjar dianggap tidak cukup kuat untuk memenangkan Pilpres, yang kemungkinan besar mempengaruhi pilihan kader partai.

Saat ini, elektabilitas Ganjar dalam berbagai survei terlihat bersaing ketat dengan Prabowo. Survei terbaru dari Litbang Kompas menunjukkan elektabilitas Ganjar sebesar 24,9 persen, sedangkan Prabowo mencapai 24,6 persen.

Dalam simulasi head-to-head, Prabowo bahkan unggul dengan perolehan dukungan 52,9 persen berbanding 47,1 persen untuk Ganjar.

Baca Juga:MK Putuskan Boleh Kampanye di Fasilitas Pemerintahan dan Pendidikan, Ini Kata Federasi Serikat Guru IndonesiaMegawati Kritik Putusan MA yang Mengurangi Hukuman Ferdy Sambo

Budiman secara resmi mendeklarasikan dukungannya kepada Prabowo pada 18 Agustus lalu, meskipun sebelumnya dikenal sebagai kontra terhadap Prabowo.

Budiman menganggapnya sebagai langkah berisiko, namun ia yakin bahwa Prabowo dapat melanjutkan kepemimpinan Indonesia dengan baik.

Sekretaris Jenderal DPP PDI-P, Hasto Kristiyanto, telah mengumumkan bahwa partainya akan memberikan sanksi tegas kepada Budiman, antara lain pilihan untuk mengundurkan diri atau menerima pemecatan.

Ketua Bidang Kehormatan DPP PDI-P, Komarudin Watubun, mengungkapkan bahwa nasib Budiman akan diputuskan dalam pertemuan siang ini, sekitar jam 11.

Keputusan ini akan menjadi tonggak penting dalam perjalanan politik Budiman di masa depan.

0 Komentar