oleh

Polres Galang Dana untuk Korban Bencana Alam di Bogor

PURWAKARTA-Jajaran Polres Purwakarta menunjukkan kepeduliannya atas bencana longsor dan banjir yang terjadi di Desa Harkat Jaya, Kecamatan Suka Jaya, Kabupaten Bogor. Yakni, dengan menggelar penggalangan dana secara spontan dari seluruh personel yang sedang bertugas di Mapolres Purwakarta.

Selasa (7/1), sekitar pukul 13.30 siang, alarm tanda apel berbunyi. Serempak para personel Polres Purwakarta yang baru saja kembali beraktivitas usai isoma langsung berlarian ke lapangan membentuk barisan.

Dipimpin Kabag Ops Polres Purwakarta Kompol Jhonson Madui, seluruh personel yang berkumpul di Lapangan Mapolres Purwakarta, termasuk jajaran perwira, diinstruksikan untuk menggalang dana seikhlasnya.

Spontan, mereka pun merogoh koceknya dan menyerahkannya kepada beberapa petugas yang berkeliling barisan seraya membawa kotak sumbangan.

Tak ketinggalan, Kapolres Purwakarta AKBP Matrius yang saat itu tengah disibukkan dengan berbagai berkas di ruang kerjanya, juga turut menyumbang. “Alhamdulillah, apresiasi untuk seluruh personel yang dengan spontan dan ikhlas menyumbangkan sebagian hartanya untuk para korban longsor dan banjir di Desa Harkat Jaya, Kecamatan Suka Jaya, Kabupaten Bogor,” ucap Kapolres.

Dirinya menjelaskan, ada beberapa daerah di Jawa Barat yang tertimpa bencana. Salah satu yang terparah di Desa Harkat Jaya, Kecamatan Suka Jaya, Kabupaten Bogor. “Ini sedikit bentuk kepedulian kami kepada para korban longsor dan banjir. Besar sedikitnya semoga bisa bermanfaat bagi para korban,” kata Kapolres.

Terkait antisipasi bencana di Purwakarta, Kapolres menyebutkan sudah diinstruksikan oleh Kabaharkam Polri untuk tanggap bencana dan berkoordinasi dengan instansi terkait. “Kami juga sudah mendirikan Posko Terpadu yabg fungsinya tak hanya tanggap bencana tapi juga monitoring cuaca,” ujarnya.

Lebih lanjut Kapolres menyebutkan, untuk antisipasi jangka panjang, pihaknya juga sudah melakukan penanaman pohon sejak tiga bulan terakhir. “Luas lahan yang kami tanam 91.500 meter per segi dengan jumlah pohon 15.411 batang. Ditanam di berbagai lokasi yang berpotensi longsor,” ucapnya.

Pihaknya juga sudah menginstruksikan seluruh Babinkamtibmas, Babinsa, serta para tokoh desa melakukan pendataan potensi bencana di daerahnya masing-masing. “Sehingga bilamana terjadi bencana bisa dengan cepat ditangani,” katanya.(add/vry)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *