oleh

Banjir Rendam Dua Kecamatan Pantura

Ketinggian Air 30 Hingga 50 cm

SUBANG-Genangan air terjadi beberapa desa di Kecamatan Pusakanagara dan Pusakajaya. Hujan yang sejak (Kamis pagi, 9/1) mengguyur serta luapan dari Kali Mataram sebabkan genangan air dengan ketinggian mata kaki hingga betis orang dewasa.

Di Kecamatan Pusakajaya, rumah di sekitar kali mataram membuat beberapa halaman rumah terendam. Begitupun di Pusakajaya, luapan kali mataram juga membuat genangan air setinggi betis kaki serta merendam halam rumah warga.
Camat Pusakajaya, Drs Vino Subriadi menyebut sejauh ini diwilayah Kecamatan Pusakajaya terpantau aman, meskipun ada 3 desa yng terdampak genangan air yakni Desa Pusakajaya, Bojongjaya serta Kebondanas. “Yang agak tinggi itu di Kebondanas, ada yang lebih dari lutut orang dewasa tingginya,” ucap Vino.

Bahkan, ia bersama Tim dari Dinas Kesehatan, BPBD, TRC Puskesmas, TNI/POLRI mengevakuasi satu ibu yang baru saja melahirkan. “Dia itu kemarin melahirkan, di cesar. Nah hari ini ada genangan dirumahnya. Jadi kita evakuasi bersama tim, Alhamdulillah direspon sangat cepat begitu kita kasih laporan Wabup juga respon. Akhirnya ibu itu bisa kita evakuasi,” bebernya.

Camat menyebut, untuk data rumah yang terendam masih terus dikumpulkan. Namun dari hasil pengamatanya pada desa-desa yang terdampak, ada sekitar 30 rumah dari 3 desa yang terkena banjir. “Ada 30 rumah yang terkena, atau terendam. Tapi data nya masih terus dikumpulkan pihak desa,” bebernya.

Sementara itu, Camat Pusakanagara Drs Muhamad Rudi mengatakan hujan yang mengguyur sejak pagi umumnya telah ada genangan-genangan air di pemukiman dan pesawahan. “Tapi yang sudah masuk ke rumah hanya pada beberapa titik saja, seperti di Kampung liang buaya Desa Kotasari, Desa Gempol, Rancadaka dan Kalentambo. Itu pun tidak semua titik beberapa saja,” ucapnya.

Kepala Desa Gempol, Mayo Sumaryo SE menyebut setidaknya 3 RT di Desa Gempol terkena dampak hujan dan luapan kali Mataram. Ketinggian air sendiri berkisar antara 30-50 CM. “Karena kali mataram meluap, saluran pembuangan juga ada yang macet, hujan juga lumayan. Tapi Alhamdulillah mudah-mudahan cepat surut,” ucapnya.

Kepala Desa Kalentambo, Endi Sonjaya menyebut di desanya ada rumah di Dusun Kalencabang yang terendam serta 4 sekolah yang halamanya terendam. “Rumah yang terendam ada 15, ada di Kalencabang sama sebagian di Kalentambo. Kalau sekolah yang masuk keruangan itu ada RA,” ungkapnya.(ygi/sep)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *