oleh

Kadinkes: OTG Isolasi Mandiri Sesuai Protokol Kemenkes

PURWAKARTA-Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Purwakarta dr Deni Darmawan menyebutkan pasien terkonfirmasi positif yang melakukan isolasi mandiri sudah sesuai protokol Kementerian Kesehatan (Kemenkes).
Demikian disampaikan dr Deni saat dikonfirmasi terkait adanya beberapa pasien terkonfirmasi positif yang melakukan isolasi mandiri yang dijemput dari rumahnya.
“Pasien yang melakukan isolasi mandiri tersebut dalam pengawasan kami. Dan mereka ini Orang Tanpa Gejala (OTG) namun hasil tesnya positif. Sesuai protokol Kemenkes, OTG ini boleh melakukan isolasi mandiri tentunya dengan pengawasan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19,” ucapnya saat ditemui di Dinas Kesehatan Purwakarta, Jl. Veteran Purwakarta.
Tapi memang, sambungnya, ada yang berhasil ada pula yang tidak. Artinya, kata dia, saat kembali dites, hasilnya masih menunjukkan positif. Hal ini bisa diakibatkan pasien yang tidak disiplin, kurangnya imun pasien atau virusnya yang kuat.
“Di sisi lain Kabupaten Purwakarta saat itu belum memiliki rumah isolasi. Nah, saat ini kan sudah ada, karena itu jauh lebih baik melakukan isolasi di Rumah Isolasi di Ciwareng. Karena itu pula kami jemput dan kami pindahkan,” kata dr Deni.
Dijelaskannya, hingga saat ini di Kabupaten Purwakarta ada 16 pasien terkonfirmasi positif. Di mana 12 pasien sudah ada di Rumah Isolasi, seorang pasien di salah satu rumah sakit swasta di Purwakarta, dan tiga pasien lainnya melakukan isolasi mandiri di rumah.
“Untuk tiga pasien yang masih melakukan isolasi mandiri di rumah, adalah seorang ibu hamil dan pasien ibu dan anak. Pertimbangan kami dari sisi psikologis dan lainnya. Sehingga ketiga pasien tersebut jauh lebih baik melakukan isolasi mandiri, tentunya tetap dalan pengawasan kami,” ucapnya.
Adapun perawatan di Rumah Isolasi, sambungnya, pasien akan lebih terpantau. “Makanannya terjaga dan teratur sesuai angka kecukupan gizi. Pun halnya dengan obat-obatan yang teratur, serta ada fasilitas wi fi. Yang pasti, pasien dibuat senyaman mungkin,” katanya.(add/ysp)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *