oleh

Giliran Penyandang Disabilitas Dapat Bantuan dari Polres Purwakarta

PURWAKARTA-Polres Purwakarta kembali berinovasi dalam melayani masyarakat. Kali ini, jajaran yang dipimpin Kapolres Purwakarta AKBP Indra Setiawan itu menyalurkan bantuan kepada para penyandang disabilitas di Purwakarta.
Seperti diketahui, pandemi Covid-19 berdampak terhadap perekonomian warga, tak terkecuali para penyandang disabilitas. Sayangnya, tak bayak perhatian yang diterima mereka. Hingga Polres Purwakarta berinisiatif membantu.
“Alhamdulillah, bantuan yang kami salurkan ini juga merupakan rangkaian kegiatan menjelang HUT ke-74 Bhayangkara. Kami mengundang perwakilan penyandang disabilitas ke Mapolres Purwakarta untuk menerima secara simbolis paket yang kami salurkan. Seluruhnya ada 50 paket bantuan,” kata Kapolres, Rabu (10/6).
Prosesi penyerahan bantuan tersebut langsung diberikan Kapolres dan dihadiri Pju dan para personel Polres Purwakarta, di Lapangan Patriatama, Mapolres Purwakarta.
“Kegiatan ini merupakan bagian dari rasa kepedulian kami terhadap warga, khususnya mereka yang mengalami keterbatasan fisik,” kata Indra.
Kapolres menambahkan, bakti sosial tersebut menyasar mereka yang kurang mampu dan akan dilanjutkan lagi di tahap berikutnya. “Untuk pertama ke disabilitas dahulu. Semoga bantuan ini bermanfaat,” ucap Indra.
Ditemui di tempat yang sama, Ketua Perkumpulan Penyandang Disabilitas Indonesia (PPDI) Purwakarta, Agus Kusnadi mengatakan, para penyandang disabilitas ini sangat merasakan dampak Covid-19.
Terlebih, para penyandang disabilitas ini pekerjaannya berhubungan erat dengan masyarakat, seperti tunanetra yang rata-rata bekerja di panti pijat dan berprofesi sebagai penjahit.
“Warga disabilitas mesti diperhatikan secara khusus. Jadi, jangan disamakan dalam sosialisasinya, apalagi di kami ada tunawicara yang memerlukan penerjemah,” katanya.
Agus juga menyebut ada 1.200 penyandang disabilitas di Purwakarta yang telah masuk hak pilih. Namun, untuk jumlah keseluruhan penyandang disabilitas di Purwakarta ada 5.000 orang.
“Kebanyakan mereka itu tunadaksa dan penyandang disabilitas di Purwakarta ini ada di lima organisasi,” ucapnya.(add/ysp)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *