oleh

Ajak Petani Gunakan BIOS 44, Bisa Kembalikan Kesuburan Tanah

NGAMPRAH-Untuk meningkatkan ketahanan pangan di wilayah Bandung Barat, Kodim 0609 ajak petani gunakan pupuk cair BIOS 44 untuk mengembalikan kesuburan tanah.
Dandim 0609 Cimahi Letkol Kav. Tody Wahyudi, mengungkapkan, Bandung Barat merupakan daerah pertanian, khusunya Lembang merupakan wilayah pertanian yang terkenal penghasil sayuran berkualitas.
Namun, saat ini menurutnya tengah dihadapkan dengan persoalan klasik yaitu harga pupuk yang mahal dan sulit untuk mendapatkannya.
Oleh karena itu, TNI melalui program karya bhakti Kodim 0609 memberikan solusi bagi petani yaitu untuk mengolah kotoran hewan menjadi pupuk organik dan menggukan pupuk Cair BIOS 44. “BIOS 44 ini adalah pupuk cair yang dapat mengembalikan kesuburan tanah, karena pupuk ini mengandung mikro organisme yang dapat mengembalikan unsur hara tanah,” ucapnya.
Baca Juga: Kodim 0619 Instruksikan Koramil Semprotkan Lahan Tidur dengan Bios 44 DC
Terobosan ini merupakan bagian pengabdian TNI terhadap masyarakat untuk meningkatkan ketahanan pangan dan meningkatkan perekonomian warga. “Ini udah diuji cobakan dibeberapa provinsi di Indonesia seperti di Provinsi Sumatera Selatan dan Sumatera Barat dan hasilnya cukup bagus,” ucapnya.
Toddy menambahkan, pengembalian unsur hara menggunakan mikroorganisme dapat meningkatkan volume hasil panen sehingga dampaknya dapat menambah pendapatan petani. “Ini dapat memangkas pupuk kimia, Sehingga menghemat biaya operasional, dan hasilnya pun akan lebih bagus, Volume hasil panen akan meningkat ini akan berdampak pada kesejahteraan masyarakat,” paparnya.
Sementara itu, Danramil 0912 Lembang, Kapten Armed Pendi pada sambutannya mengatakan pemanfaatan pupuk cair yang mengandung mikro organisme dapat menjadi solusi petani di Lembang. “Ini bagian dari langkah TNI untuk membantu meningkatkan ketahanan pangan, dan bagi petani di Lembang yang membutuhkan pupuk cair yang dimaksud dapat menghubungi Koramil Lembang, melalui kelompok tani di masing-masing desa,” paparnya.(eko/sep)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *