oleh

Pemda Tutup Akses Alun-alun Subang

SUBANG-Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Subang akhirnya menutup akses masuk ke Alun-alun Subang. Hal itu dilakukan agar kendaraan roda dua/motor tidak bisa masuk untuk parkir kendaraan di lokasi Alun-alun tersebut.
Kepala Satpoldam Subang Dikdik Solihin mengatakan penutupan akses ini agar kendaraan tidak bisa memasuki zona Alun-alun. Penutupan menggunakan portal besi penghalang yang dipatenkan. “Setelah viral, kami bersama pihak Dinas PUPR menutup akses itu,” katanya.
Kepala Seksi Dinas Pertamanan dan Pemakaman PUPR Kabupaten Subang, Oke Rosgana mengatakan penutupan dengan pemasangan besi itu agar kendaraan motor tidak bisa parkir di dalam Alun-alun. Pasalnya, hal itu bisa merusak fungsi dari Alun-alun Subang itu sendiri. “Alun-alun itu bukan untuk parkir kendaraan. Kalua begitu jadi hnga fungsinya,” katanya.
Baca Juga: Calon Tersangka Kasus CSR Alun-alun Subang Siap Dieksekusi
Dia mengaku banyak yang mengeluhkan banyaknya kendaraan yang diparkir di alun-alun. Padahal, alun-alun memiliki fungsi selain sebagai tampat jogging dan juga untuk berkumpul menikmati keindahan Alun-alun Subang.
“Estitika nya berkurang karena banyak kendaran motor yang parkir. Apalagi malam minggu dan malam Senin, kendaraan tersebut banyak di parkir di dalam alun-alun Subang,” ujarnya.
Dia menjelaskan sebenarnya untuk parkir kendaraan sendiri sudah di arahkan oleh para petugas parkir yakni di halaman Gedung DPRD Subang ataupun di wilayah Masjid Agung Subang. Namun ada saja oknum yang membuat parkiran di zona Alun – alun, sehingga merusak fungsinya. “Kan sudah ada tempat parkir yang disediakan, jangan disini, ini merusak tatanan yang sudah ada,” jelasnya.
Sebelumnya, banyak motor yang sengaja diparkir di Alun-alun. Kejadian ini hingga ramai diperbincangkan di media sosial. Netizen pun menyebut keindahan alun- alun menjadi berkurang.(ygo/sep)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *