oleh

Warga Cijambe Minta Pemda Subang Tuntaskan Perbaikan Jalur Cijambe-Kumpay

Jadi Jalu Alternatif Warga
CIJAMBE-Warga Kecamatan Cijambe berharap Pemda Subang segera merampungkan perbaikan jalan alternatif Cirangkong Cijambe-Kumpay Jalancagak. Pasalnya, jalur tersebut diklaim masyarakat sebagai jalur alternatif yang cepat untuk mempersingkat perjalanan mereka, jika ingin menuju kumpay, Kasomalang, Cisalak dan sekitarnya.
Hal tersebut diungkapkan oleh Ade (36) warga Cirangkong. Jalan alternatif Cijambe-Kumpay baginya adalah jalan tersingkat jika digunakan untuk akses menuju Kasomalang dan sekitarnya.
Dirinya kerap sekali mengakses jalan tersebut untuk kepentingan mendatangi kerabatnya di sekitar Kasomalang. “Dari pada harus ke jalan besar dulu, kalau kami dari Cirangkong ya dekat lewat jalan alternatif ini kalau mau ke Kasomalang, jauh lebih singkat, cuma memang sayang sekitar 2 KM jalan ini belum sepenuhnya rampung diperbaiki,” ujarnya kepada Pasundan Ekspres, Rabu (1/9).
Hal yang sama diungkapkan juga oleh warga lain Reni, dia menyebut jalan alternatif Cijambe- Kumpay ini selalu menjadi pilihannya jika akan menuju Cijambe-Kumpay atau sebaliknya. Dengan alasan sepi tidak terlalu ramai seperti jika menggunakan akses jalan biasa. “Selain lebih cepat, memang jalan sini adem tidak panas, dan masih sepi, tidak ramai seperti jalan biasanya. Cuma sayang ada sekitar 2 KM ataun bahkan lebih jalannya belum selesai diperbaiki,” jelasnya.
Padahal beberapa bagian di jalan ini, lanjut Reni, sudah bagus tepat di bagian tengah antara Kumpay dan Cijambe sekitar 50 meter sudah di plester. Apalagi jika akan sampai kumpay sudah di hotmix. “Sedikit lagi, pertama masuk setelah kecamatan, sekitar 1 KM dan diperbatasan Kumpay-Cijambe pas tengah-tengah, itu juga ada yang sudah di plester cuma kira-kira 50 meter lah,” ungkapnya.
Baik Ade atau Reni dan warga yang lainnya sama-sama mengharapkan agar jalan tersebut segera rampung diperbaiki guna kelancaran warga masyarakat dalam mengakses jalur alternatif Cijambe-Kumpay.
Camat Cijambe, Agung saat dimintai konfirmasi terkait penyelesaian pembangunan jalan tersebut juga mengakui jika memang jalur alternatif tersebut belum tersentuh lagi perbaiki, dirinya akan mendorong masukan warga itu agar jalan tersebut tersentuh perbaikan. “Iya memang, itu juga masih menjadi pekerjaan rumah kita,” katanya singkat.
Selain itu, Agung juga menyinggung jalan menanjak di Cijambe, yang terkenal dengan istilah tanjakan Sabrino. Tanjakan yang dianggap masyarakat terlalu curam dan kerap menelan korban itu juga sama diusulkan masyarakat untuk dibangunkan kembali jalan.
“Termasuk tanjakan sabrino juga sering dibicarakan oleh masyarakat, terutama dalam setiap rapat minggon. Saya sering mendengar curhatan masyarakat terkait jalan, maka saya akan mencoba mengusulkan mengalokasikan dana kewilayahan kecamatan untuk perbaikan jalan-jalan tersebut, nanti tapi 2021,” pungkasnya.(idr/sep)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *