Adu Strategi Suksesi Pilkada Dimulai, Tiga Pasangan Calon Resmi Mendaftar

0 Komentar

Di hari yang sama, pasangan lainnya Yesi Karya Lianti dan Ahmad Adly Fairuz datang ke KPU pukul 14.00 WIB. Yesi-Adly diusung Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Partai Amanat Nasional (PAN), Partai Persatuan Pembangunan (PPP) dan Partai Bulan Bintang (PBB). Selain diantar partai pengusung dan simpatisan, pasangan dokter-artis ini juga didampingi Ustad Maulana saat mendaftar ke KPU Karawang.
Pasangan dokter-artis ini mengakui sangat fokus menyusun strategi untuk menang di Pilkada Karawang.
Ketua Tim Pemenangan Yesi-Adly Fairuz, Taufik Ismail enggan menyebut target berapa persen suara yang bakal diraih Yesi-Adly.
“Saya gak memikirkan itu. Saya hanya memikirkan mereka berdua menang,” ucap Pipik, sapaan akrab Taufik Ismail usai mengantarkan Yesi-Adly Fairuz mendaftar ke KPU Karawang.
Pipik yakin Yesi dan Adly Fairuz mampu membawa perubahan bagi Karawang. Di antaranya di sektor Usaha Mikro Kecil dan Menengah. Apalagi Adly sendiri selain sebagai publik figur juga telah merambah dunia usaha.
“Mereka masih muda. Insya Allah ide-idenya out of the box,” tambah Pipik.
Hal itu diamini Adly Fairuz. Bintang sinetron Cinta Fitri itu mengaku sudah merambah dunia bisnis maupun UMKM. Sehingga, kata dia, tinggal menerapkan di Karawang.
“Bukan strategi ya, sebenarnya udah eksekusi,” kata dia.
Terakhir, yang menyerahkan berkas pendaftaran adalah pasangan Ahmad Zamakhsyari-Yusni Rinzani resmi mendaftar ke KPU Karawang pada hari tekahir pendaftaran yang ditetapkan penyelanggara Pilkada, Minggu (6/9).
Ahmad Zamakhsyari yang akrab disapa Jimmy ini datang ke KPU Karawang pukul 08.00 WIB dengan mengendarai mobil Kijang super tahun 1992 warna biru.
Jimmy enggan menyebut angka target perolehan suara di Pilkada 2020. “Yang penting menang,” ujar Jimmy usai mendaftar.
Jimmy mengaku tak membawa banyak pendukung lantaran mengikuti aturan pemerintah soal protokol kesehatan Covid-19. “Saya perintahkan jangan datang ke sini, Alhamdulillah mereka ikut,” ujarnya.
Menurut Jimmy, setiap bakal calon mempunyai cara sendiri untuk mengendalikan pendukungnya. Salah satunya menginstruksikan relawannya untuk bersih-bersih di setiap pasar tradisional. “Kalian (relawan) sudah mengikuti komando kami. Itu tandanya kami calon pemimpin yang bisa ngatur terhadap pendukungnya,” kata dia.

0 Komentar