oleh

Sederhana tapi Bermanfaat, Mahasiswa UPI Sebar Poster Budaya 3M melalui KKN Tematik

CIREBON-Meski terjadi pandemi Covid-19, Novi Puspasari mahasiswa Program Studi Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini semester 7 tetap menjalani Program KKNT PPD UPI Kampus Purwakarta. Dalam pelaksanaannya mengusung program pilihan di bidang kesehatan. Melakukan sosialisasi edukasi pencegahan dampak Covid-19 didampingi Dosen Pembimbing Lapangan Syifaul Fuada, S. Pd., M. T.

“Semoga melalui KKN tematik ini, aktivitas pengabdian masyarakat saudari Novi Puspasari dapat memberikan manfaat yang nyata bagi masyarakat di tempat tinggalnya. Meskipun hanya lewat media sosial dengan membagikan poster dan video. Mudah mudahan tetap kental nuansa pengabdiannya,” ujarnya.

Menurutnya, diharapkan mahasiswa juga memiliki peran untuk menjadi yang terdepan dalam mengedukasi masyarakat bagaimana mencegah Covid-19. Salah satunya adalah budaya 3M. Termasuk didalamnya bagaimana memakai masker yang benar. Seperti yang kita ketahui bahwa masker adalah salah satu starter pack yang mesti diperhatikan serius oleh masyarakat di masa pandemi seperti saat ini baik dewasa maupun anak-anak. “Harapan saya saudari Novi tetap menginspirasi masyarakat ditempat tinggalnya meskipun kegiatan KKN telah usai,” ungkap Syifaul Fuada, Dosen Pembimbing Lapangan untuk Novi saat dihubungi via Whatsapp.

Program ini dilaksanakan di RT 002 RW 001 Desa Barisan Kecamatan Losari Kabupaten Cirebon. Ditujukan untuk memberikan edukasi terhadap pencegahan Covid-19 yang makin hari kian meningkat. Adanya program ini diharapkan masyarakat dapat lebih peka akan protokol kesehatan Covid-19.

Sosialisasi PPD Covid-19 ini berlangsung mulai tanggal 17 November hingga 17 Desember 2020. KKN yang dilaksanakan kali ini mempunyai ciri khas tersendiri, dimana pada KKNT PPD tahap kedua ini dilaksanakan di daerah masing-masing mahasiswa dan dalam menjalani program pun dilakukan secara daring sebagaimana instruksi dari LPPM UPI yang mana mengharuskan KKNT PPD ini dilakukan secara daring mengingat kondisi yang saat ini tidak memungkinkan untuk terjun langsung kelapangan.

Dalam pelaksanaan program edukasi pencegahan dan penanggulangan dampak Covid-19 pertama mahasiswa membuat video edukasi berupa video 3M yang kemudian diunggah pada kanal Youtube. Selain membuat video mahasiswa juga membuat poster yang selanjutnya akan di bagikan pada akun sosial media berupa Instagram dan Whatsapp. Poster yang dibuat seperti pengetahuan tentang kelemahan virus corona, cara memakai masker yang benar, jenis-jenis masker, tips berbelanja di pasar saat pandemi, tips aman pesan makanan online saat pandemi.

Dengan ada program ini masyarakat menjadi lebih memperhatikan protokol kesehatan yang dianjurkan oleh pemerintah seperti, menjaga jarak dalam berkomunikasi dengan tetangga, memakai masker ketika keluar rumah dan menambah wawasan baru mengenai Covid-19. “Alhamdulillah dengan poster-poster yang dibagikan Novi melalui wa dapat memberi pengetahuan baru sehingga masyarakat lebih memperhatikan protokol kesehatan,” ujar Makoli, Ketua RT 002 RW 001.

Melalui program sosialisasi pencegahan melalui media sosial ini juga mendapat tanggapan positif dari masyarakat. “Adanya poster yang disebar di wa saya jadi tahu cara memakai masker yang benar seperti apa” Tutur ibu Susi salah satu warga Desa RT 002.(rls)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *