Ngeri, Puluhan Sajam Disita Saat Sidak di Lapas Kelas II A Karawang

Lapas Kelas II A Karawang
USEP SAEPULOH/PASUNDAN EKSPRES SIDAK: Tim gabungan dari Lapas, Polres, Kodim dan BNNK melakukan sidak di Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Karawang.
0 Komentar

KARAWANG-Puluhan senjata tajam (Sajam) dan ponsel ditemukan di dalam kamar warga binaan Lapas Kelas II A Karawang. Hal itu setelah Petugas gabungan Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Karawang, Polres, Kodim, BNNK setempat melakukan inspeksi mendadak (Sidak).

Kepala Lapas Kelas II A Karawang, Lenggono mengatakan, kegiatan razia ini selain untuk memastikan tidak ada peredaran narkoba yang dikendalikan dari dalam Lapas. Ia juga mengungkapkan razia ini dilakukan untuk memperingati Hari Bhakti Pemasyarakatan ke-57 tahun 2021.

“Razia ini serentak digelar untuk peringati Hari Bhakti Pemasyarakatan ke-57 sekaligus memastikan tidak ada barang terlarang,” ujarnya.

Baca Juga:Miris, Bule Ini Kehabisan Uang sampai Pungut Makanan Sisa SesajenGenap Lima Tahun, Hotel Mercure Cikini Apresiasi Pakar Komunikasi Dr Aqua Dwipayana

Dikatakan Kalapas, dalam operasi penggeledahan tersebut tak ada temuan narkotika. Sementara itu, barang-barang yang disita petugas dari antara lain 15 handphone, senjata tajam, baterai, alat-alat dapur hingga obat-obatan medis.

“Yang dirazia kita arahkan ke Blok B karena mayoritas penghuninya kasus narkotika. Tidak ada temuan barang terlarang di ruang penghuni Lapas, dan barang akan kita rusakkan semua,” paparnya.

Ia menambahkan, pihaknya kemudian melakukan pendataan hingga pemberian sanksi kepada penghuni binaan yang terbukti menyimpan benda yang dilarang tersebut. “Kedepan Lapas Karawang akan terus melakukan razia secara rutin guna mengantisipasi hal serupa terulang kembali,” katanya.

“Kalau terdeteksi siapa pemiliknya, kita tindaklanjuti dan memberikan sanksi ringan, sedang hingga berat,” tuturnya.

Sementara itu, Kepala BNNK Karawang, Dea mengungkapkan, razia sebagai upaya pengendalian dan monitoring terhadap para penghuni Lapas Karawang. Pihaknya juga meminta kepada Lapas Karawang untuk lebih selektif lagi untuk melakukan pengawasan kepada warga binaannya.

“Untuk narkotika tidak ada ditemukan, hanya ditemukan obat medis. Dan ini menjadi perhatian ke depan agar tidak bisa masuk lagi ke Lapas Karawang dikarenakan obat medis bisa saja digantikan dengan serbuk yang mengandung narkotika,” pungkasnya.(use/vry)

0 Komentar