oleh

Optimis Target Vaksinasi Tuntas Cepat

Fokus Sasaran Kalangan Lansia

Pandemi Virus Corona Disease 2019 (Covid-19) yang melanda dunia termasuk Indonesia tidak tahu pasti kapan akan berakhir. Krisis kesehatan ini mengharuskan manusia merubah kebiasaan sebelumnya, demi menjaga penyebaran virus mematikan tersebut.

Meski demikian berbagai upaya pencegahan penyebaran Covid-19 terus dilakukan pemerintah, mulai dari penerapan Protokol Kesehatan (Prokes) dengan 5 M (Memakai masker, Mencuci tangan pakai sabun dan air mengalir, Menjaga jarak, Menjauhi kerumunan, serta Membatasi mobilisasi dan interaksi) hingga yang terbaru penerapan Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM).

Selain itu, pemerintah juga menggencarkan program Vaksinasi Covid-19 yang diberikan kepada 6 kelompok sasaran, ini sebagai upaya negara dalam melindungi masyarakatnya dari ancaman pandemi Covid-19 dan demi tercapainya kekebalan komunitas atau herd immunity.

Program vaksinasi ini pun tidak di sia-siakan masyarakat Kabupaten Bandung Barat (KBB), demi segera mengatasi pandemi yang sudah genap 1 tahun ini. Hal itu terlihat dari animo masyarakat, terutama kaum lansia terhadap program vaksinasi Covid-19 yang begitu antusias.

Berdasarkan catatan Dinas Kesehatan (Dinkes) KBB, data per tanggal 22 April 2021, sasaran lansia sebanyak 143.180 atau dosis pertama sudah di angka 4,9% (7.014). Untuk sasaran pelayanan publik di angka 69.388 atau dosis pertama 99,13 % (59.864)

Kepala Dinas Kesehatan KBB, Dr. dr Eisenhower Sitanggang mengatakan Dinkes KBB terus bekerja ekstra untuk menyukseskan program vaksinasi yang tengah digencarkan pemerintah pusat dalam upaya penanganan Covid-19. Saat ini fokus menuntaskan sasaran vaksinasi bagi kalangan lansia.

“Animo lansia terhadap vaksinasi di bulan Ramadhan ini sangat bagus. Saat ini kita terkendala ketersediaan, tapi sambil menunggu tambahan dosis vaksin program terus sosialisasi terus digencarkan,” katanya, kemarin.

Pihaknya optimistis target penyelesaian vaksinasi Covid-19 di KBB akan ditustaskan dengan cepat seiring dengan distribusi jatah vaksin yang diterima. “Intinya kalau jatah vaksin terkirim sesuai harapan maka program vaksinasi lebih cepat diterima oleh masyarakat. Karena fokus kami sekarang program ini bisa tuntas dan cepat,” terangnya.

Terpisah, Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Bandung Barat, Hengki Kurniawan menjelaskan, salah satu fokusnya usai mengemban amanah baru yakni penanganan Covid-19 termasuk di dalamnya menyukseskan pelaksanaan program vaksinasi di tengah masyarakat. “Sebenarnya kalau jangka pendek kita fokus ke penanganan Covid-19. Jadi proses vaksinasinya kita geber, kita minta beberapa pihak swasta membantu,” katanya.

Belum lama ini, Hengki juga sempat meninjau pelaksanaan vaksinasi massal khusus lansia mendampingi Gubernur Jabar Ridwan Kamil dan Menteri BUMN Erick Thohir bertempat di Eldorado Convention Hall Jl. Dr. Setiabudi 438 Bandung, dengan kuota untuk Warga KBB sebanyak 500 orang per hari. “Semangat untuk tenaga medis yang sudah bekerja keras dan bertugas. Semoga pandemi segera berakhir dan ikhtiar ini mendapatkan ridho dari Allah SWT. Pemerintah juga terus berupaya seoptimal mungkin agar program vaksinasi berjalan sukses dan lancar. Termasuk warga juga tetap patuh menjaga protokol kesehatan (prokes) setidaknya dengan menerapkan 3 M,” tandasnya. (sep)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *