oleh

PLN Bangun Teaching Studio Senilai Rp770 Juta di Unpad

PURWAKARTA-PT PLN (Persero) memberikan bantuan dana Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) senilai Rp770 juta untuk pembangunan Teaching Studio di Universitas Padjadjaran (Unpad) Bandung, Jumat (4/6).

Pembangunan Teaching Studio ini sebagai bentuk dukungan PLN di bidang pendidikan demi mencetak generasi muda yang berkualitas.

Bertempat di Kampus Unpad Iwa Kusumasumantri Departemen Akuntansi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Jl. Dipatiukur, Bandung, peresmian studio tersebut dilakukan oleh Wakil Rektor 2 Unpad, Ida Nurlinda, bersama Direktur Manajemen Sumber Daya Manusia PLN, Syofvi Felienty Roekman.

Turut hadir dalam peresmian tersebut, Dekan FEB Unpad, Nunuy Nur Afiah dan Komisaris PLN, Ilya Avianti.

“Bantuan ini diharapkan bisa membantu penyediaan fasilitas pengajaran dan praktik yang memadai di Unpad. Sehingga, dunia pendidikan semakin maju dan melahirkan generasi muda yang lebih berkualitas untuk kemajuan bangsa,” ujar Syofvi.

Teaching studio merupakan ruangan yang diperuntukkan untuk melakukan recording audio visual bagi para dosen dan asisten praktik dalam memproduksi konten perkuliahan dan praktika.

Konten perkuliahan dan praktik tersebut ditujukan untuk pembelajaran yang bersifat online dan offline yang dapat diakses mahasiswa melalui streaming ataupun di unduh melalui server Unpad.

Teaching studio ini terdiri atas ruangan kedap suara yang dilengkapi dengan kamera untuk recording, green screen background, sound system, tablet teaching, projector, desktop untuk video editing dan meubelair.

Bantuan tersebut sebagai dukungan PLN bagi mahasiswa dan civitas akademika Fakultas Ekonomi dan Bisnis dalam sistem pengajaran dan praktik terutama pada masa pandemi ini yang pengajarannya dilakukan secara online.

“Teaching studio yang dibuat ini dimaksudkan untuk meningkatkan mutu proses pembelajaran yang dilakukan dosen dan asisten praktik kepada para mahasiswa Akuntansi FEB Unpad lintas jenjang. Baik di tingkat S1, D4, S2, program profesi akuntan maupun S3. Sehingga, ke depannya ilmu yang didapat melalui pembelajaran tersebut dapat diterapkan dan bermanfaat di masyarakat,” kata Ilya menuturkan.

Wakil Rektor 2 Unpad, Ida Nurlinda menyampaikan apresiasinya kepada PLN atas kontribusinya dalam pembangunan Teaching Studio. “Mudah-mudahan bisa memberikan manfaat yang besar bagi dunia pendidikan,” ucap Ida.

Pembangunan studio ini mulai direncanakan pada Oktober 2020 sehingga pada Juni 2021 sudah dapat digunakan. Tujuannya yaitu untuk pengembangan ilmu pengetahuan melalui sistem pengajaran audio visual dan praktika, khususnya terkait ilmu akuntansi.

Dengan fasilitas ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas proses belajar mengajar mahasiswa dan berkembangnya aktivitas pelayanan kepada masyarakat.(add)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *