oleh

Pertanyakan Jadwal Haji, Puluhan Calhaj di Subang Sambangi KUA

SUBANG-Puluhan calon haji (calhaj), mendatangi Kantor Urusan Agama (KUA) untuk mempertanyakan masalah haji, Senin (7/6). Pasalnya, pemerintah yang mengumumkan perihal tentang pembatalan pemberangkatan haji, menuai kontra dari calhaj karena uang yang disetorkan tidak kunjung berangkat.

Kementerian Agama Kabupaten Subang mengklaim untuk waiting list pemberangkatan calhaj, sepanjang 24 tahun lamanya. Terdata ada sebanyak 20 calhaj yang menarik kembali dana untuk pemberangkatan haji.

Plt Kepala Seksi Haji Kepala Kementerian Agama Kabupaten Subang H Rojak S.Ag, membenarkan ada sebanyak 20 calhaj, yang menarik kembali dana pemberangkatan haji. Penarikan kembali dana tersebut diantaranya karena meninggal, pembatalan sepihak atau malah dilimpahkan. “Dari 20 calhaj yang menarik dananya tersebut karena meninggal, batal atau dilimpahkan,” paparnya saat ditemui Pasundan Ekspres.

Dijelaskan Rojak, pihaknya mendata ada sebanyak 1.175 Calon Haji di tahun 2020. Jika dilihat di tahun 2021 berkurang 20 orang Calhaj. Terlebih lagi di tahun 2021 ini musim haji dibatalkan lagi oleh Pemerintah Indonesia. “Ya tetap saja, dari jumlah tersebut sampai saat ini belum bisa berangkat, karena tahun 2021 ini tidak bisa diberangkat calhajnya,” terangnya.

Rojak menambahkan, pembatalan pemberangkatan calhaj dikarenakan Keputusan Mentri Agama (KMA) Nomor 660 tentang pembatalan pemberangkatan haji. Hanya saja ada klausul untuk dana pelunasan pemberangkatan haji dan untuk calhaj tahun 2021 tetap diprioritaskan untuk diberangkatkan pada musim haji tahun 2022. “Itupun jika pemberangkatan haji dibuka,” katanya.

Mengenai KMA, kata Rojak, Kemenag akan road show ke forum KBIH se-Kabupaten Subang yang berjumlah 13 KBIH tersebut untuk memberikan pemahaman kepada mereka.

Sementara itu, Kepala KUA Pamanukan Suryana.S.HI mengatakan, dari 82 Calhaj yang ada di Pamanukan, sekitar 50 persennya mendatangi KUA Pamanukan. “Mereka datang dan mempertanyakan kapan dilakukan pemberangkatan haji,” terangnya.

Dijelaskan Suryana, pihaknya meminta para calhaj bersabar dan jangan termakan isu-isu yang tidak benar. “Kita memberikan pemahaman agar para calhaj jangan termakan isu tidak benar,” katanya.(ygo/vry)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *