Jalan Sunyi Ating

Jalan Sunyi Ating
0 Komentar

Mengapa tidak mendapat jabatan strategis di partai. Padahal punya pengalaman Panjang? Jawaban Ating pun tetap sederhana. “Saya ditugaskan di Bappilu Jabar. Ya saya jalani saja. Jarang juga ke sana,” kata Ating. Selalu tanpa beban.

Ia pun mengaku tidak banyak tahu perkembangan dinamika di internal partai. Saat itu, kata Ating, Bupati Ruhimat belum menjabat Dewan Pertimbangan DPC Partai. “Sekarang dipimpin Pak Maman, beliau punya pengalaman panjang,” tuturnya.

Cerita pun mengalir panjang. Hampir lebih dari dua jam. Dari obrolan itu pula saya baru tahu, program perbaikan sejumlah pasar tradisional di Subang diinisiasi oleh Ating. “Saya putuskan, setujui, pasar Purwadadi dibangn agar modern. Kerjasamakan dengan swasta. Kabarnya sekarang sudah selesai,” kata Ating.

“Bapak tidak diundang saat peresmian?” tanya saya.

“Tidak apa-apa. Yang penting untuk masyarakat,” jawab Ating.

Baca Juga:BPJamsostek Subang Aktif Melakukan Sosialisasi KepesertaanHari Kedua, Giliran Keluarga Dekat Bupati dan Empat Pejabat yang Diperiksa KPK, Berikut Daftarnya

Setelah Purwadadi, program perbaikan sejumlah pasar kini dilanjutkan oleh pemerintahan Jimat-Akur. Di antaranya Pasar Ampera Cikaum dan Pusakanagara. Menggunakan anggaran dana hibah provinsi.

Jalan politik Ating memang tidak gaduh. Bermodal loyalitas dan legowo. Koleganya di DPRD juga mengakui sosok Ating yang tenang dan bijak.

Nama lahir politisi senior itu sebenarnya Rusnatim, tapi kemudian ditambahkan Ating. Sebab orang lebih sering menyebut nama panggilan itu. Begitu juga media, selalu menulis Ating. Bagi politisi, nama memang sangat penting.

Penambahan nama itu resmi dilakukan di Pengadilan Negeri Subang. Suatu hari saya pernah menghubunginya, entah tahun berapa. Mungkin antara 2012-2013. Ating dalam perjalanan menuju pengadilan.

Maka setelah mendapat putusan pengadilan, namanya resmi menjadi: Ating Rusnatim. Muncul di kertas suara pada Pileg 2014 lalu.

Ating memilih jalan sunyi. Tenang dalam bersikap. Lalu takdir membawanya ke titik karir politik yang tidak ia sangka. Jadi anggota dewan 13 tahun dan jadi Plt bupati 9 bulan. Kini kiprahnya dilanjutkan oleh anak lelakinya. Anggota DPRD termuda.

Strategi politik sunyi kelihatannya makin banyak dilakukan sejumlah politisi. Tenang tapi pasti. Bahkan tahun 2016 lalu, seorang Donald Trump yang berisik itu, menang karena dukungan suara sunyi yang jarang disentuh: silent majority.(*)

Laman:

1 2 3
0 Komentar