oleh

Pemakaian Listrik Selama Pandemi Meningkat 2.3 GWh

SUBANG-Pemakaian daya listrik selama PPKM Darurat di Kabupaten Subang meningkat drastis. Dilihat data pemakaian bulan Januari-Juni 2021, perharinya rata-rata 2,3 GWh (Gigga Watt hour) atau naik 0,3 dari 2 GWh sebelum pandemi Covid-19.

Manager PT PLN ULP Subang Diah Angelia Puspitarini mengatakan kenaikan pemakaian listrik ini lantaran mayoritas aktivitas masyarakat berada di rumah, seperti melakukan WFH (Work From Home) dan hingga belajar secara daring untuk anak sekolah. “Pemakaian rata-rata hampir sama dari Januari hingga Juni 2021, yakni 2,3 Gwh di ULP Subang,” kata Diah kepada Pasundan Ekspres, Rabu (21/7).

Dia mengingatkan masyarakat harus tetap waspada dengan pemakaian listrik, agar tidak terjadi korsleting listrik. Meskipun di masa pandemi, banyak masyarakat yang berdiam diri di rumah. “Tetap waspada, potensi pemakaian listrik yang membahayakan lebih baik diperhatikan pelanggan agar tidak korsleting listrik yang dapat menimbulkan kebakaran,” ungkapnya.

Selain itu, pihaknya juga mengingatkan pelanggan agar membayar kewajiban secara tepat waktu sebelum tanggal 20 setiap bulannya. “Kita juga menyadari sepenuhnya tentang kondisi masyarakat dimasa pandemi saat ini, namun PLN berharap agar masyarakat tetap menunaikan kewajibannya dalam hal pembayaran listrik,” ujarnya.

Sementara itu, Manager PT PLN ULP Pagaden Andrias Trisnanto mengatakan, pelanggan di ULP Pagaden 80 persen didominasi daya KWH 450 dan 900 Watt. Rata-rata mereka berprofesi sebagai petani, sehingga tidak ada pengaruh yang signifikan terhadap pemakaian kelistrikan. “Kebanyakan pelanggan di ULP Kita itu tidak memakai listrik minim, jadi tidak ada peningkatan disaat ini,” kata Andrias.

Pihaknya terus berkomitmen memberikan kemudahan bagi pelanggan, terutama dalam melakukan pembayaran rekening listrik. Seperti bisa melakukan pembayaran melalui mobile banking, internet banking, Atm terdekat, Indomaret, Alfamart atau market place lainnya. “Kemudahan terus diberikan dengan cara menginstal aplikasi PLN,” ujarnya.(ygo/sep)

 

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *