oleh

Indikator Bensin Tidak Bisa Full, Padahal sudah Isi Bensin Penuh, Ini Penyebabnya

Indikator Bensin Tidak Bisa Full

Indikator bensin mobil bermasalah, walaupun sudah mengisi bensin full, Atau sebaliknya jarum indikator BBM ada pada huruf F (full/penuh) tapi ketika digunakan tiba-tiba mobil mogok, hal itu bukan karena ada kendala pada mesin. Namun ternyata kehabisan bensin.

Hal tersebut berarti, ada yang tidak beres pada fungsi jarum indokator BBM mobil Anda. Indikator bensin pada mobil yang bermasalah bukan hanya terjadi pada jenis analog, pada jenis digital pun sering terjadi.

Kita harus mengetahui hal-hal yang menyebabkan indikator bensin mobil tersebut tidak berfungsi dengan benar. Ada beberapa hal penyebab terkait hal ini yang menyebabkan indikator bensin tidak berfungsi dengan benar.

Indikator Bensin Tidak Bisa Full, Padahal sudah Isi Bensin Penuh, Ini Penyebabnya

Mercedes Benz Steering Wheel

1. Masalah pelampung

Pelampung yang ada didalam tangki mempunyai kumparan. Apabila usia mobil sudah diatas 5 tahun, kumparan tersebut biasanya sudah mulai melemah.

Sebab, kumparan tersebut digunakan untuk mengirim sinyal indikator yang ada di dashboard, maka dampaknya tentu membuat sinyal yang dikirimkan tidak lagi akurat.

2. Indikatornya

Indikator juga memiliki sebuah kumparan. Apabila kondisinya sudah lemah, tentu saja jarum yang bergerak tidak akurat lagi atau tidak sesuai dengan sinyal dari pelampung.

Bahkan sering juga kejadian yang ditemukan bahwa kumparan ini putus, akibatnya jarum sama sekali tidak dapat bergerak.

3. Parkir Kondisi Menanjak.

Apabila kondisi pelampung didalam tangki masih normal, ini tentu tidak menjadi masalah. Tetapi, apabila kondisinya sudah mulai berumur, maka pada saat parkir dalam kondisi menanjak seringkali pelampung tidak kembali ke posisi semula.

Hal tersebut berakibat, jarum indikator, jika tidak berada di huruf F maka bisa berada di huruf E atau sama sekali tidak bergerak. Diketahui pada jenis digital juga sering terjadi demikian tetapi dengan kasus yang berbeda.

Jika terjadi seperti itu di indikator jenis digital, maka hal tersebut sudah biasa dan tentunya bukan masalah pada pelampungnya. Sistem digital kurang responsif, sehingga ketika mobil sudah berjalan beberapa meter maka jarum indikator akan kembali seperti semula. (Jawapos/Jni)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *