oleh

Innalillah, Gadis 18 Tahun Meninggal Akibat Diperkosa Pacar dan 11 Orang

Aksi kejahatan seksual sadis telah terjadi di Halmahera Tengah, Maluku Utara. NU, seorang gadis berusia 18 tahun menghembuskan nafas terakhir setelah diperkosa oleh 12 orang. Salah satunya adalah pacarnya sendiri

Pemilik akun Twitter @Ghara_H4L3Y0** yang tidak lain adalah sodara dari korban menyebut pelakunya berjumlah 12 orang. Korban diperkosa oleh sejumlah pekerja sebuah perusahaan di Halmahera Tengah.

Bahkan, tak kalah biadab adalah, selain diperkosa, korban juga disekap oleh para pelaku.

Setelah diperkosa, adik kami tidak bisa berjalan, sakit yang luar biasa dirasakan dan ketakutan untuk bercerita kejadian sebenarnya,” tulisnya.

Diceritakan, seminggu usai diperkosa, organ intim korban mengalami pembengkakan dan bernanah. Pada saat itu, korban juga sudah sulit untuk berbicara.

“Akhirnya dirujuk ke RSUD Ternate, dan kemaren adik kami menghembuskan nafas terakhir,” ungkapnya.

Dihimpun dari Fin, Pihak keluarga pun langsung melakukan penelusuran melalui handphone korban, hingga yang mengejutkan adalah, salah satu pelaku pemerkosaan adalah pacar korban sendiri.

Innalillah, Gadis 18 Tahun Meninggal Akibat Diperkosa Pacara dan 11 Orang

Teridentifikasi pelaku pertama (pacar). Langsung ditangkap di lokasi kerja,” sambungnya.

Dari pelaku pertama, maka didapatkan tiga nama pelaku lainnya.

“Keempat pelaku sudah ditangkap dan ditahan di Polres Halteng,” tuturnya.

Atas kejadian tersebut, pihak keluarga tegas mendesak kepolisian bertindak tegas. Keluarga juga menuntut semua pelaku pemerkosa NU ditangkap, diumumkan dan diproses seadil-adilnya.

Informasi yang beredar pelaku tidak hanya 4 orang, ini harus diusut tuntas!” pungkasnya.

Cerita pilu NU meninggal dunia usai menjadi korban pemerkosaan ini pun membuat warga emosi.

Akibatnya, warga pun beramai-ramai mendatangi Polsek Weda dan menuntut para pelaku diserahkan kepada warga.

Namun, untungnya, kemarahan warga itu bisa diredam.

“Kami meminta agar aparat bertindak cepat dan seadil-adilnya. Korban baru SMK kelas 1, masih di bawah umur,” tegasnya lagi.

Keluarga pun mendapat informasi bahwa satu pelaku melarikan diri dan sedang dalam pengejaran dan pengusutan lebih dalam.

“Karena diduga (pelaku) lebih dari 4 (ada 12 orang). Ini pelaku yang sementara di tahan di Polres Halteng,” imbuhnya.

Empat pelaku yang ditahan yaitu DN dan HN asal Halmahera Barat, DK asal Tidore, dan OG asal Pulau Obi.

Kapolres Halmahera Tengah, AKBP Nico A Setiawan menjelaskan bahwa salah satu pelaku berinisial RR adalah pacar korban.

Ini lagi proses sidik, tinggal pemenuhan dari unsur-unsur pasal yang kita persangkakan karena perkembangan terbaru korban meninggal makanya kita terapkan pasal berlapis, pasal 340, 285, 391, semuanya junto 55,” ucapnya, Senin (18/10) malam.

Perihal jumlah pelaku, pihaknya baru mengamankan empat orang. Diduga ada sekitar enam pelaku yang terlibat dalam kasus ini.

Sementara empat pelaku, kalau pun ada penambahan enam orang. Dua orangnya kita akan tetap kejar nanti. Sementara ini kita fokus pada pemenuhan pasal yang kita terapkan,” tuturnya.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *