oleh

Program Digitalisasi Road Tax Permudah Cara Bayar Pajak Kendaraan

Program Digitalisasi Road Tax Permudah Cara Bayar Pajak Kendaraan. Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) bekerja sama dengan Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri dan PT Jasa Raharja meluncurkan program digitalisasi road tax melalui stiker berpengaman hologram sebagai bukti pembayaran pajak kendaraan bermotor.

Diluncurkan pada 18 Oktober 2021, program tersebut mempunyai tujuan untuk mendukung gerakan tertib bayar pajak yang digaungkan pemerintah.

Dan juga mendorong percepatan transformasi digital dalam pelayanan publik, khususnya perpajakan kendaraan bermotor.

Digitalisasi Road Tax adalah program alih media dari pelayanan manual dan dalam bentuk cetakan kertas tanda bukti pelunasan kewajiban pembayaran Pajak Kendaraan Bermotor dan Sumbangan Wajib Dana Kecelakaan Lalu Lintas Jalan (SWDKLLJ), menjadi dalam bentuk format digital stiker berpengaman hologram dengan QR Code.

Serta sudah terekam dalam server komputer milik SAMSAT yang bisa diakses secara online oleh petugas maupun peserta wajib pajak.

Mengajak masyarakat untuk tertib membayar pajak tahunan kendaraan bermotor, Dirjen Bina Keuangan Daerah Kemendagri, Mochamad Ardian mengungkapkan, pandemi memberikan hikmah kepada aparatur dan warga dalam pemanfaatan teknologi informasi. Digitalisasi mempermudah pelayanan dan akses dalam pembayaran pajak.

“Pandemi covid-19 memberikan hikmah yang sangat luar biasa kepada kita semua, salah satunya dengan memanfaatkan teknologi informasi dalam melaksanakan tugas dan kewajiban aparatur dan warga negara. Khususnya dalam memungut atau membayar kewajiban perpajakan,” kata Mochamad Ardian, Selasa (19/10/2021).

Dengan menjalin kerja sama dengan Korlantas Polri dan PT Jasa Raharja, stiker road tax tersebut nantinya akan diubah warnanya setiap tahun. Dengan tujuan untuk mempermudah identifikasi kendaraan yang sudah atau belum membayar pajak.

Direktur Utama PT Jasa Raharja, Rivan Achmad Purwantono menyambut baik program ini sebagai upaya kolaboratif para pemangku kepentingan untuk melakukan transformasi digital serta mengkampanyekan tertib bayar pajak.

Stiker road tax adalah program kolaborasi dari para stakeholders untuk mengajak masyarakat agar tertib membayar pajak kendaraan dengan cara yang mudah dan efisien, serba digital, ” ucap Rivan.

Program Digitalisasi Road Tax Permudah Cara Bayar Pajak Kendaraan

Dalam pelaksanaan penertiban akan di bawah naungan Korlantas. Stiker hologram yang di tempel pada kendaraan, dimaksudkan agar memudahkan tim polisi lalu lintas dalam menindak para penunggak pajak.

Tentu pemberian stiker ini akan sangat membantu Polisi Lalu Lintas dalam penertiban kendaraan bermotor yang tidak memenuhi kewajiban pajak di jalan raya. Selanjutnya, proses penindakan terhadap pelanggaran kewajiban menggunakan STNK yang disahkan sesuai dengan kewenangannya akan dilakukan secara digital” terang Kakorlantas Polri, Irjen Pol Istiono.

Sebelumnya, Menurut Kakorlantas, polisi selama ini mengalami kesulitan ketika melakukan penertiban kendaraan bermotor di jalan raya. Hal itu mengakibatkan para pengendara yang melanggar kewajiban membayar pajak kendaraan ini sulit dideteksi dan lolos dari sanksi saat di jalan raya.

Kemudian, QR Code yang akan dikembangkan dengan instrument RIFD pada stiker dimaksudkan untuk mempermudah polisi dalam melakukan tilang secara digital.

Di samping itu, stiker juga memudahkan penegak hukum untuk mendeteksi duplikasi plat nomor kendaraan.

Seperti diketahui, sesuai Undang-Undang No. 28 Tahun 2009 dan Peraturan Pemerintah No.10 Tahun 2021 tentang Pajak Daerah dan Restribusi, Pendapatan Daerah terbagi atas beberapa kelompok.

Salah satunya Pajak Daerah yang terdiri dari Pajak Kendaraan Bermotor (PKB), Pajak Biaya Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB), Pajak Bahan Bakar Kendaraan Bermotor (PBBKB), Pajak Air Permukaan dan Pajak Rokok.

Dirjen Bina Keuangan Daerah Kemendagri menambahkan, dari sejumlah komponen pendapatan tersebut, Pajak Kendaraan Bermotor adalah tulang punggung utama.

Hal itu menjadikan pembayaran wajib pajak kendaraan tahunan ini juga akan mendorong optimalisasi pendapatan daerah.

Pajak Kendaraan Bermotor ini jadi tulang punggung bagi PAD. Kontribusinya mencapai hampir 43 persen dari total PAD tahun 2021. Maka harapan saya semoga program digitalisasi road tax ini dapat berkelanjutan, terus ditingkatkan, dan senantiasa dapat bermanfaat bagi pemerintah dan masyarakat,” imbuhnya

Baca Juga: Berapa Harga Pajak Kendaraan Bermotor? Simak Aturan Baru, Sesuai Emisi

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

1 komentar