oleh

Gercep, Ridwan Kamil Respon Aksi Warga Pamanukan

SUBANG- Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil langsung merespon cepat aksi warga di Pamanukan yang sempat memblokade Jalan Provinsi penghubung Pamanukan dengan Subang.

Melalui laman instagramnya, Ridwan Kamil memposting 3 screenshoot unggahan berita. Pertama terkait APBD Pemprov Jabar yang minus diangka 5 Triliun, Kedua soal sentilan aksi Warga Pamanukan soal Jalan Rusak dan ketiga soal jawaban terkait Pembangunan Jalan Pamanukan pada Triwulan I Tahun 2022

Sebagaimana dilansir West Java Today, Pemerintah Provinsi Jabar melalui Dinas Bina Marga dan Penataaan Ruang (BMPR)  Jabar akan segera memperbaiki Jalan Provinsi Pamanukan-Subang pada Triwulan 1 tahun 2022 atau sekitar Februari-Maret 2022.

“Kita akan melakukan perbaikan  sepanjang 1,5 km dengan betonisasi, ini disesuaikan dengan kondisi di kawasan jalan tersebut salahsatunya sering diterjang banjir ROB,” ujar Kepala Dinas BMPR Jabar Bambang Tirtoyuliono, Sabtu, (18/12)

“Pak Gubernur sudah memerintah saya untuk segera membangun jalan tersebut, dan kita akan laksanakan awal-awal bulan tahun 2022, jadi kami berharap masyarakat bersabar,” lanjut Bambang yang menjabat sebagai Kadis BMPR Jabar sejak 24 September 2021.

Penanganan perbaikan jalan tersebut, menurut Bambang, harus dilakukan permanen  dengan cara ditinggikan badan jalannya mengingat banjir akibat ROB.

Hal ini disampaikan Bambang berkaitan adanya laporan kerusakan di sejumlah ruas jalan provinsi Pamanukan Subang dan rentan terjadi kecelakaan bagi pengendara.

Ini membuat masyarakat sekitar lokasi berinisiatif memperbaiki secara swadaya dengan material seadanya. Seperti yang diungkapkan oleh Carim salah seorang warga dusun Rancasari desa Rancasari kecamatan Pamanukan yang turut serta memperbaiki jalan tersebut.

“Kami merasa kasihan banyak pengendara motor yang jatuh bahkan tidak sedikit mobil yang terguling karena rusaknya jalan ini sedangkan dari pemerintah belum bertindak juga sehingga secara spontan dan bahan seadanya kami perbaiki,” kata Carim.

Di sisi lain, perbaikan jalan Pamanukan Subang  yang dilakukan melalui agregat (biaya pemeliharaan rutin) sudah dilakukan Dinas BMPR Jabar melalui UPTD Pengelolaan Jalan dan Jembatan Wilayah Pelayanan III, di  sejumlah ruas jalan H. Ikhsan, Jl. Ion Martasasmita dan Pamanukan-Pagaden sepanjang tahun 2021 dimulai sejak Maret 2021.

Yaitu, perbaikan lapis fondasi di dan tambal sulam hotmix di sejumlah ruas jalan tersebut.

“Kami lakukan perbaikan jalan secara periodik pasca terjadinya banjir/ROB melalui penambalan dengan agregat dan lapis perkerasan hotmix. Untuk tahun 2021 sejak bulan April sd November kita lakukan perbaikan tsb, namun sifatnya sementara karena selalu rusak pasca banjir/ROB,” pungkas Bambang. (ygi)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *