oleh

Oknum Guru Ngaji Perkosa 12 Santri, HW Hanya Dituntut 15 Tahun Penjara?

BANDUNG – Keluarga 13 santriwati (sebelumnya diberitakan 12 santri) korban pencabulan, berharap agar terdakwa Herry Wirawan (36) dijerat dengan hukuman mati.

“Korban menginginkan pelaku ini dijerat dengan hukuman mati sesuai dengan UU Perlindungan Anak perubahan kedua,” terang kuasa hukum korban, Yudi Kurnia sewaktu mendampingi saksi anak pada persidangan lanjutan kasus pencabulan yang dilakukan terdakwa Herry Wirawan di Pengadilan Negeri (PN) Bandung, Jalan Riau, Selasa (21/12).

Dihimpun dari Jpnn, Yudi menjelaskan yang terjadi jaksa menerapkan UU Perlindungan Anak perubahan kesatu dengan ancaman hukuman penjara 15 tahun.

Baca Juga: Biadab! Oknum Guru yang Perkosa 12 Santri Jadikan Bayi yang Lahir Sebagai Alat Donasi

“Jaksa menerapkan UU Perlindungan Anak perubahan kesatu, yang mana dalam perubahan ke satu enggak ada hukuman mati atau kebiri hanya ancaman 15 tahun dan di dalam pasal 81 ayat 3 ada pemberatan karena pelaku adalah guru, jadi ancaman hukuman 20 tahun,” pungkasnya.

Maka dari itu, Yudi berharap jaksa penuntut umum dapat mempertimbangkan untuk mengubah tuntutan sesuai perubahan kedua yang mengatur hukuman mati dan kebiri.

Baca Juga: Astaghfirullah! Guru Perkosa 12 Santri, 4 Hamil 9 Bayi Lahir

“Mudah-mudahan dalam tuntutan diterapkan itu (hukuman mati),” harapnya.

Diketahui sebelumnya, Herry Wirawan didakwa atas kasus pencabulan terhadap 13 santriwati di Bandung. Herry dengan bejat mencabuli para santriwatinya yang masih di bawah umur. Ada yang sudah hamil dan bahkan kabarnya ada yang melahirkan sembilan bayi. (Jni)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *