oleh

Penyebab Tumbuh Bulu Rambut Di Sekitar Puting Pada Wanita dan Cara Mengatasinya

KESEHATAN – Penyebab tumbuh bulu rambut di sekitar puting ada beragam, terutama bagi seorang wanita, tumbuh bulu di sekitar area ini bisa beragam penyebabnya.

Berdasar dari para pakar dermatologi Lance Brown, kondisi tumbuh bulu rambut di area sensitif wanita ini bisa disebabkan oleh sejumlah faktor yang berbeda – beda

Adapun beberapa faktor tersebut seperti dilansir Women’s Health via Fin dan berbagai sumber lainnya, bahwa hal itu disebabkan oleh fluktuasi hormonal, seperti contohnya kehamilan, atau menopause.

Penyebab Tumbuh Bulu Rambut Di Sekitar Puting Pada Wanita 

  • fluktuasi hormonal atau juga perubahan hormon
  • Medikasi obat-obatan tertentu
  • turunan genetika dari pihak ibu, sebuah kondisi bernama hirsutism.
  • sekitar 10 persen wanita di dunia, kondisi ini dapat disebabkan oleh Sindrom polikistik ovarium, yaitu persoalan dalam keseimbangan hormon perempuan

Cara Mengatasinya:

Dihimpun dari Medical News Today, Dr. Alster memberi anjuran agar melakukan perawatan tertentu jika merasa kurang nyaman dengan kehadiran bulu di area puting payudara.  Perawatan yang dianjurkan seperti trimming, yaitu proses memotong rambut tetapi hanya pada bagian ujung, serta mencabut bulu tersebut dengan perlahan.
Selanjutnya, Dr. Alster tidak merekomendasikan melakukan waxing, sebab hal itu dapat membuat kulit menjadi iritasi. Sebab, kulit payudara termasuk area sensitif, dapat berpengaruh pada kesehatan secara menyeluruh.
Ada metode lain seperti laser hair removal. Akan tetapi, perawatan tersebut harus dilakukan hanya sekali dalam rentang waktu satu bulan sekali selama tiga bulan secara berlanjut. Metode ini disebut – sebut dapat menghilangkan 80 persen bulu pada puting payudara, Dr. Alster juga mengatakan metode tersebut tidak menimbulkan rasa nyeri dan perih di kulit.
Akan tetapi, sebaiknya mengkonsultasikan hal tersebut pada dokter ahli terdekat, agar mengetahui secara pasti penyebab dari tumbuh bulu di sekitar puting pada wanita, pasalnya penyebab setiap wanita adalah berbeda. (Jni)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *