Wajibkan Kendaraan Luar Daerah Pakai Plat Nomor Subang

Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Subang Dikdik Solihin. YUGO EROSPRI/PASUNDAN EKSPRES
Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Subang Dikdik Solihin. YUGO EROSPRI/PASUNDAN EKSPRES
0 Komentar

SUBANG-Pemerintah Daerah Kabupaten Subang merencanakan mewajibkan mengganti plat nomor kendaraan dari luar daerah bagi yang mempunyai usaha atau berusaha di Kabupaten Subang.

Pemerintah daerah juga akan melibatkan BUMD yang memiliki core bisnis usaha untuk ikut berpartisipasi meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Subang Dikdik Solihin membenarkan rencananya tersebut. Menurutnya, dalam waktu dekat, akan ada pemberlakukan seperti itu. Rapat pembahasan rencana sudah digelar. Bisa jadi, dalam waktu dekat hal tersebut akan berlaku. “Betul, lintas sektor kita libatkan dalam pembahasan tersebut,” katanya.

Baca Juga:Ketua DPRD Narca Sukanda Pertanyakan Realisasi Asuransi Tani, Dinas Pertanian: Jasindo Belum Buka PendaftaranPolisi Bakal Awasi Aktivitas Wisatawan, Terjunkan Tim Khusus

Mengenai mekansimenya, Dikdik menjelaskan, nantinya kendaraan yang berusaha dan beropersional namun dimiliki oleh Kabupaten luar Subang, maka wajib mengganti plat nomor kendaraannya menjadi plat nomor Subang.

“Nah, itu kan banyak perusahaan-perusahaan di sini, yang kendaraan operasionalnya masih plat nomor seperti daerah Jakarta, Semarang dan lainnya. Itu kita minta agar plat nomornya, diganti menjadi daerah Subang,” jelasnya.

Alasan mewajibkan kendaraan operasional perusahaan tersebut mengganti plat nomor, Dikdik menuturkan, dikarenakan perusahaan yang berpusat di luar daerah tersebut, tiap membayar KIR, pajak ataupun lainnya pasti di luar daerah tempat berdomisilinya perusahaan pusat. Sementara tidak ada untuk di daerah Kabupaten Subang.

“Kita inginkan agar kita bisa dapat, kan beroperasionalnya di Kabupaten Subang,” tuturnya.

Rencana tersebut, nantinya akan meningkatkan PAD Kabupaten Subang, karena akan dilibatkan juga BUMD sesuai core bisnisnya. Termasuk Bapenda dengan Samsatnya untuk pembayaran pajak dan ganti plat nomor kendaraannya.

“Mengenai berapa banyak kendaraan yang dimiliki kabupaten atau kota di luar daerah Kabupaten Subang yang beroperasi di sini, kita belum bisa rekap. Pasalnya, tiap hari ada saja pertumbuhan kendaraan baru,” katanya.

Sementara itu, warga Subang Cahyono (46) mengatakan, jika melihat dari jalur kota saja banyak bus angkutan karyawan pabrik dan juga angkutan barang seperti Aqua. Itu plat nomornya bukan di Subang.

Baca Juga:Kader di Pantura Siap Mendukung, PAN Jalin Komunikasi Politik Untuk FarahBandingkan Suara Adzan dengan Suara Anj*ng, Menag Segera Dilaporkan Hari ini! Ini Videonya

“Plat nomornya dari luar, tapi beroperasinya di Subang,” katanya. (ygo/vry)

 

0 Komentar