Jangan Panik! Ini Cara Mandi Junub Saat Puasa Ramadhan

Jangan Panik! Ini Cara Mandi Junub Saat Puasa Ramadhan (ilustrasi mandi)
Jangan Panik! Ini Cara Mandi Junub Saat Puasa Ramadhan (ilustrasi mandi)
0 Komentar

Jadi Berpuasa dalam keadaan junub dikarenakan berhubungan suami istri pada malam hari, dan atau mimpi basah di siang hari (bukan disengaja melakukan hubungan suami istri) di siang hari, maka berdasar hadit’s tersebut adalah Puasa tetap sah dan diteruskan, jadi mandi junub saat puasa nya sebaiknya setelah berbuka puasa, agar seluruh air masuk ke tubuh yang disyaratkan dalam mandi junub,

Sebab jika mandi di siang hari, ditakutkan air mengalir ke dalam lubang-lubang tubuh dan justru malah membatalkan puasa. Wallahua’lam.

Tambahan:

Mandi junub adalah sebutan yang sudah dikenal oleh hampir seluruh masyarakat Indonesia, dalam bahasa adalah Janabah, atau bersuci dari hadas besar pada seseorang.

Termasuk orang yang junub adalah ketika mengalami 2 (hal) pada seseorang

Baca Juga:Hukum Berhubungan Suami Istri di Bulan RamadhanSafari Ramadhan, Bupati Dadang Kunjungi Tokoh Masyarakat

  1. Keluarnya air mani dari alat kelamin pria dan wanita, disebabkan mimpi basah, mempermainkan kemaluan secara sengaja, atau bisa juga disebabkan gairah yang ditimbulkan dari penglihatan atau pikiran yang mengarah ke hal berbau hubungan suami istri.
  2. Melalukan Jimak atau berhubungan suami-istri, walaupun tidak sampai keluar air mani.

Bagi pasangan suami istri dalam ikatan pernikahan, wajar saja jika ingin membuat pasangan merasa bahagia dengan Rahasia dan Cara Memuaskan Istri Tercinta dari Awal hingga Akhir agar Rumah Tangga Harmonis. kapanpun ingin melakukan ibadah suami istri tersebut, meski harus memperhatikan waktu terbaiknya, tetapi pada bulan ramadhan harus memperhatikan tata cara mandi junub saat bulan puasa. (Wallahua’lam). (Jni)

 

0 Komentar