oleh

Kerap Diandalkan Ketika Sakit, Adakah Efek Samping Sering Minum Paracetamol? Simak Penjelasannya!

HEALTH-Saat seseorang mengalami demam atau mengeluh ada rasa sakit pada bagian tubuh tertentu maka minum paracetamol merupakan solusi yang paling sering digunakan. Karena dilihat dari kacamata medis, paracetamol memang memiliki fungsi sebagai pereda demam dan juga nyeri, selama masih dalam kategori yang ringan.

Paracetamol juga masuk pada golongan obat-obatan yang dijual bebas dan mudah ditemukan di apotik terdekat.

Yang jadi pertanyaan, apa efek samping sering minum paracetamol? Terlebih lagi selalu kita andalkan pada saat tengah demam maupun merasakan sakit.

BACA JUGA: Miris! Wanita asal Jambi ini Baru Mengetahui Suaminya Seorang Perempuan Setelah 10 Bulan Menikah, Begini Kronologisnya

Mansir dati Alodokter, konsumsi 4 hingga 5 tablet paracetamol dalam sehari, asalkan ada indikasi medis tepat yang mendasari, sejatinya tidak selalu dilarang, beragam studi menyebutkan bahwa konsumsi hingga 4000 mg paracetamol dalam sehari seringnya masih tergolong aman.

Namun, perlu diingat bagi mereka yang punya masalah kondisi kesehatan tertentu, seperti alergi obat-obatan tertentu tidak bisa sesukanya untuk meminum paracetamol, karena bisa berikan efek samping yang tidak diinginkan.

Adapun efek samping minum paracetamol yang dimaksud di sini kata dr. Nadia, adalah seperti seperti perdarahan lambung dan saluran cerna.
Mereka akan menunjukan beberapa gejala diantaranya:

•    Mual
•    Muntah
•    Dahak yang kemerahan atau kehitaman
•    Nyeri perut bagian atas
•    Urine berwarna gelap (kerusakan fungsi hati)
•    Warna feses terlihat pucat
•    Kulit menguning
•    Gangguan pernapasan
•    Gangguan tidur

Meskipun begitu, dr. Nadia Nurotul Fuadah juga mengakatan jika beberapa gejala yang disebut di atas, tidak akan selalu disebabkan karena mengkonsumsi paracetamol berlebihan.

Keluhan ini juga bisa terjadi akibat pola hidup tidak sehat, kebersihan diri yang kurang terjaga, terlalu banyak minum, berlebihan mengkonsumsi kafein dan minuman manis, batu atau infeksi saluran kemih, overactive bladder, sistitis, kanker kandung kemih, diabates, cemas atau stres berlebihan, gangguan hormon, gangguan imunitas, dan sebagainya

Apabila kamu memiliki keluhan seperti disebutkan di atas segera lakukan kunjungan ke ruang dokter untuk mengatasinya.(erz)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.