Resmi Dilantik, Ketua KAMMI Purwakarta Dapat Dua Tantangan

PURWAKARTA-Ketua Umum Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) Pusat Zaky Ahmad Rivai memberikan pesan untuk KAMMI daerah agar senantiasa bisa menterjemahkan tag line pengurus pusat dalam bingkai kedaerahan.

Hal itu diungkapkanya saat pelantikan Pengurus Daerah (PD) KAMMI Purwakarta di Aula Yasri Purwakarta, Ahad (26/6) kemarin.

BACA JUGA: 100 Kepsek di Tangerang Diperiksa Kejari Terkait Dugaan Penyalahgunan Dana Bos

“Kepengurusan KAMMI Pusat sekarang membawa gerakan dengan tagline Bersama Merawat Indonesia. Dalam hal merawat ini, jangankan yang sakit yang sehat pun harus dirawat agar tetap sehat dan bugar. Begitupun dengan Indonesia yang bisa berusia lebih dari 70 tahun itu karena dirawat. Tetapi dalam perjalanannya merawat Indonesia kita tidak bisa sendirian, pasti selalu membutuhkan orang lain. Semoga KAMMI Purwakarta bisa merangkul dan bersedia dirangkul dalam hal merawat Indonesia dan Purwakarta,” ungkapnya.

Ia pun berpesan kepada ketua dan para pengurus baru KAMMI Purwakarta agar senantiasa bisa menterjemahkan tag line pengurus pusat dalam bingkai kedaerahanan.

“Kepengurusan KAMMI Pusat sekarang membawa gerakan dengan tagline “Bangkit Bersama Merawat Indonesia”. Dalam hal merawat ini, jangankan yang sakit, yang sehat sekali pun harus tetap dirawat untuk menjaga kesehatan dan kebugarannya,” kata Zaky.

Senada, Ketua Umum KAMMI Jabar Ahmad Jundi Khalifatullah meminta kepada jajaran ketua dan pengurus PD KAMMI Purwakarta yang baru, agar dapat menjawab dua tantangan dalam berorganisasi.

“Keduanya yaitu, tantangan internal dan tantangan eksternal. Jika kita bisa mengendalikan tantangan internal dengan baik, maka dipastikan kita bisa mengelola tantangan-tantangan eksternal yang ada. Semoga KAMMI Purwakarta bisa berhasil melewati kedua tantangan itu dengan baik,” ucapnya.

Sementara itu, usai pelantikan Rizki Rizaldi menyampaikan orasinya, bahwa semua pihak harus senantiasa bangkit untuk mengisi ruang-ruang kosong akibat pandemi. Disebutkannya, sudah lebih dari dua tahun gerakan KAMMI Purwakarta mengalami kebuntuan akibat pandemi Covid-19.

“Semoga melalui momentum pelantikan ini kita bisa kembali bangkit merawat Purwakarta. Juga bisa mengisi ruang-ruang kosong yang sudah lama ditinggalkan. Saya mengajak semua elemen untuk bersama-sama bangkit merawat Purwakarta demi terciptanya Purwakarta Istimewa,” ucapnya.(add/sep)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.