600 Koperasi Tidak Aktif, Ketua Dekopinda: Jangan Ada Penyimpangan

SUBANG-Jumlah koperasi yang terdaftar di Subang cukup banyak mencapai 1050 lembaga. Namun dari jumlah iu, hanya 450 saja uamh aktif. Sisanya sebanyak 600 koperasi tidak aktif.

Data itu dikonfirmasi oleh Kepala Bidang Koperasi DKUPP Kabupaten Subang Yati Herdiyati.

Dari jumlah 450 koperasi yang aktif tersebut sebanyak 200 lembaga berjenis koperasi simpan pinjam (KSP).

“Sedangkan selebihnya koperasi produsen, konsumen, jasa dan pemasaran,” ungkapnya bertepatan dengan Hari Koperasi Nasional ke-75, Selasa (12/7).

Dia mengatakan, ada bantuan hibah bagi koperasi setiap tahunnya. Pemberian hibah secara bergiliran. Namun sayangnya, tidak semua koperasi penerima hibah bisa memanfaatkan anggaran tersebut hingga banyak yang gulung tikar.

Yati mengatakan, seharusnya dalam pengelolaan koperasi sudah matang apalagi peringatan Hari Koperasi sudah ke-75 tahun.

“Dengan banyaknya koperasi di Kabupaten Subang, kami berharap pemerintah daerah mendukung dengan anggaran maksimal, mulai dari pelatihan, perjalanan dinas ke lokasi dan lainnya,” bebernya.

Ketua Dekopinda Subang Boing Zakariya menyampaikan himbauan kepada pengelola koperasi agar jangan melakukan penyimpangan dalam pengelolaan koperasi.

“Sahamnya jangan perorangan, namanya koperasi saham dan operasional oleh anggota,” bebernya.

Boing mendorong koperasi terus melakukan rapat anggota tahunan (RAT). “Terus lakukan RAT, dari situ terlihat sehat atau tidaknya koperasi,” bebernya.

Menurutnya, banyak koperasi yang tidak terdata resmi. Koperasi yang di dominasi jenisnya KSP kerap ‘kucing – kucingan’.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.