Penerapan SPBE untuk Wujudkan Clean & Good Government

SPBE
0 Komentar

PURWAKARTA-Jajaran Pemkab Purwakarta terus melakukan upaya penguatan penerapan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) dengan terus melakukan penyiapan untuk kebijakan-kebijakan pengembangan sistem pemerintahan berbasis elektronik dan transformasi digital. Salahsatunya dengan melakukan studi tiru ke kabupaten atau kota lain.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Purwakarta Norman Nugraha mengatakan, hal itu dilakukan untuk penyesuaian dalam mengikuti perkembangan zaman agar tetap dapat menjalankan pemerintahan yang efektif, efesian dan akuntabel serta mampu memberikan pelayanan yang semakin baik kepada masyarakat.

“Dengan arahan-arahan dari pimpinan, kami juga akan terus mengupayakan peningkatan indeks, karena tujuan dari penerapan SPBE pada prinsipnya adalah untuk mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih, efektif, transparan dan akuntable. Tentu saja sejalan dengan peningkatan pelayanan publik,” ujar Norman, Selasa (11/1).

Baca Juga:PCNU: Satu Abad Peran Strategis Kiai dan Ulama NUApdesi Kritisi Kebijakan Rotasi Mutasi Pejabat

Bersama Kepala Bappelitbangda, Kepala Diskominfo, Kepala Dinkes, Kepala BPKB, Kepala Kantor Kesbangpol, Kepala Bagian Prokompim serta unsur terkait lainnya, lanjut dia, pihaknya melakukan kunjungan kerja atau studi tiru Transformasi Digital Pemerintah Kabupaten Sumedang, khususnya terkait dalam penyelenggaraan sistem pemerintahan berbasis elektronik (SPBE).

“Kenapa Sumedang, karena kabupaten tersebut telah berhasil mendapat predikat sangat baik untuk nilai indeks SPBE dengan indeks 3,81 dan menempati urutan pertama dari kabupaten dan kota di seluruh wilayah Indonesia,” ujarnya.

Menurutnya, kegiatan tersebut merupakan inisiatif Pemerintah Daerah Kabupaten Purwakarta untuk memajukan transformasi digital dalam implementasi SPBE, dalam rangka mengakselerasi pelayanan publik sehingga nilai indeks pelayanan publik Pemerintah Daerah Kabupaten Purwakarta dapat meningkat.

“Kunjungan kerja ini, sejalan dengan roadmap digital Indonesia 2021 sampai 2024 yang menggarisbawahi empat komponen utama dalam akselerasi transformasi digital Indonesia, yakni infrastruktur digital, pemerintahan digital, ekonomi digital, serta masyarakat digital,” ujar Norman, seraya berharap penerapan SPBE bisa lebih meningkatkan kemampuan pelayanan publik di Kabupaten Purwakarta.

Sementara, Kepala Diskominfo Kabupaten Purwakarta Rudi Hartono mengatakan, dinas yang dipimpinnya terus melakukan upaya penguatan penerapan SPBE dengan melakukan penyiapan-penyiapan perumusan kebijakan pengembangan di bidang perangkat lunak, konten, pemberdayaan informatika, standarisasi, monitoring, evaluasi aplikasi informatika dan lain-lain.

“Termasuk menjalin kerja sama dengan Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) yang telah diterapkan pada aplikasi Daluwang dan aplikasi pelayanan lainnya,” kata Rudi.

0 Komentar