Unsub Sosialisasikan Teknologi Tepat Guna Pengolahan Kulit Manggis

Kulit Manggis
0 Komentar

Ketua kegiatan Kosabangsa, Dr. Tita Kartika Dewi mengatakan, sosialisasi ini merupakan salah satu kegiatan yang harus dilakukan dalam pelaksanaan Program Hibah Kosabangsa Tahun 2023 yang mengusung tema tentang “Pemanfaatan Kulit Manggis menjadi Produk Minuman Fungsional dalam bentuk  Serbuk Instan kaya Antioksidan dengan sentuhan Teknologi Mesin Pengering, Penggiling dan Spray Dryer”.

Kegiatan ini didanai oleh Direktorat Riset, Teknologi dan Pengabdian kepada Masyarakat (DRTPM) Kementerian Pendidikan. Kebudayaan, Riset dan Teknologi.

“Terimakasih kepada Direktur DRTPM atas kesempatan yang telah diberikan kepada Tim Pelaksana Kosabangsa UNSUB yang pada tahun ini didampingi oleh Tim Pendamping dari Universitas Islam Malang (UNISMA),” ucapnya.

Baca Juga:Ratusan Developer Belum Serahkan Aset PSU, Komisi III Bakal Panggil PaksaUniversitas Subang Dukung Pengembangan Desa Wisata Pasir Jaka, Kolaborasi dengan Bank bjb

Ia mengatakan, Desa Ponggang merupakan salah satu sentra produksi buah manggis terbesar di Kabupaten Subang yang menyediakan buah manggis untuk kebutuhan ekspor. Dimana pada setiap panennya menyisakan buah manggis afkiran (sisa sortir) yang berpontesi menjadi produk yang secara ekonomi mempunyai nilai tambah.

“Pada kesempatan ini, kita juga mensosisalisasikan tentang beberapa alat pengolah limbah kulit manggis menjadi minuman serbuk instan, diantaranya alat pengering, penggiling dan spray dryer menjadi Serbuk Kulit Manggis (SERKUGIS) instan dan bentuk celup”,” jelasnya.

Untuk informasi tentang kemandirian kesehatan melalui pemanfataan kulit manggis dan penggunaan teknologi alat pengering, penggiling dan spray dyer dikatakan oleh Dr. Tita, masyarakat sudah mendapatkan penjelasan dari narasumber yang diundang pada saat sosialisasi.

Diharapkan Sosialisasi tentang  pemanfaatan kulit manggis menjadi minuman fungsional  berupa serbuk instan  ini bermanfaat bagi masyarakat, khususnya klota Mahkota Manggis dan Sadang Jaya serta masyarakat ekonomi kreatif lainnya dalam  mendukung kemandirian kesehatan masyarakat, serta dapat terjalin kerjasama yang baik dengan  mitra kegiatan dan mitra sasaran.

“Kami mohon do’a dari masyarakat Subang, semoga UNSUB bisa menjadi salah satu pelaksana Program Kosabangsa sehingga bisa terus berkolaborasi membangun masyarakat Subang sehingga mencapai Subang Jawara,” pungkasnya. (cdp)

0 Komentar