723 Personel Polres Subang Amankan Pilkades Serentak, Polisi Sudah Kantongi Data Desa yang Perlu Antisipasi Khusus

723 Personel Polres Subang Amankan Pilkades Serentak, Polisi Sudah Kantongi Data Desa yang Perlu Antisipasi Khusus
Kapolres Subang AKBP Ariek Indra Sentanu saat mengecek kesiapan pasukan untuk pengamanan pilkades serentak.
0 Komentar

SUBANG-Dalam rangka pengamanan pemilihan kepala desa (Pilkades) serentak 2023, Polres Subang menggelar apel pergeseran pasukan (Serpas) di lapang Mapolres Subang, Jum’at (1/12).

Apel serpas dilaksanakan guna persiapan pengamanan dan pengecekan personel dan sarana untuk pengamanan Pilkades serentak 2023 di Kabupaten Subang.

Pelaksanaan pemilihan kepala desa  serentak ini akan berlangsung pada Minggu (3/11/23) yang terdapat di 14 kecamatan yang terdiri dari 22 desa.

Baca Juga:Kontingen Porpemda Subang Raih Empat Medali, Posisi ke-18 se Jabar, Naik Peringkat dari Kegiatan SebelumnyaCalon Kepala Desa Lengkongjaya Yogi Anwar Sanusi Janjikan Satu RW Satu Mobil Siaga 

Kabag Ops Polres Subang, Kompol Iwan Setiawan menyampaikan, dari hasil maping personel intel dan jajaran polsek terdapat beberapa desa yang perlu diantisipasi.

“Untuk titik rawan hasil maping rekan-rekan intel dan jajaran polsek ada 9 desa yang perlu kita antisipasi khusus,” ungkapnya.

Namun demikian, Iwan mengatakan, yang perlu diantisipasi dalam Pilkades ini tak hanya 9 desa saja melainkan dari 22 desa yang mengikuti Pilkades pun  dikategorikan rawan, kurang rawan, dan sangat rawan.

Maka dari itu, pihaknya mendorong personel Polres Subang untuk mengamankan Pilkades serentak. Para personel tersebut terbagi dalam personel mobile, on call, dan stasioner yang langsung menempati tugas di lokasi.

“Anggota yang terseprint dan saya dorong keseluruh jajaran polsek ada 12 polsek, 14 kecamatan dan 22 desa yang melaksanakan kami dorong kurang lebih 723 personel,” jelas Kompol Iwan Setiawan.

Menurutnya, daerah rawan Pilkades dilihat dari kriteria rawan demografi dalam artian rawan bencana, dan beberapa tempat yang rawan banjir serta rob.

“Kemudian juga ada beberapa desa yang rawannya antusias masyarakat yang sangat banyak Daftar Pemilih Tetap (DPT) dan ada beberapa desa yang kita kategorikan rawan karena calonnya incumbent dan calonnya hanya dua sehingga perlu diwaspadai,” pungkasnya.(cdp/ysp)

0 Komentar