Wagup Uu: Santri Harus Pintar Ngaji dan Ngejo

Editor:

SUBANG-Wakil Gubernur Jawa Barat (Wagub Jabar), Uu Ruzhanul Ulum meresmikan Gerakan Santri Tani (Gesta) di Pondok Pesantren Modern Assalam di Desa Dawuan Kaler, Kecamatan Dawuan Subang.

Peresmian Gesta tersebut sebagai pendidikan bagi santri agar tidak hanya pintar dalam ilmu pengetahuan, akan tetapi juga pandai ilmu terapan seperti pertanian.

“Setidaknya kita mengajarkan pertanian kepada para santri untuk bercocok tanam agar mereka juga bisa menjadi santri yang handal dalam bertani,” kata Uu kepada awak media usai peresmian di Ponpes Assalam Dawuan, Subang, Rabu (3/3).

Wagub menjelaskan, pertanian merupakan salah satu sentra produsen pangan yang sangat penting di Indonesia, “Sehebat apapun perkembangan zaman dan teknologi atau pembangunan fisik, jangan pernah meninggalkan pertanian,” ujarnya.

“Pondok pesantren bergerak dalam bidang pertanian justru sangat luar biasa. Karena biasanya Ponpes hanya bergerak dalam dunia tarbiah atau pendikan saja, tanpa bergerak dalam bidang muamalah, dan kali ini muamalahnya adalah masalah tijaroh, yaitu pertanian. Pesantren yang lain saya kira harus mengikuti,” imbuhnya.

Wagub berharap bahwa, Pondok Pesantren Assalam bisa ditiru oleh pondok yang lainnya. Dengan demikian, pesantren, selain mampu melahirkan alumni yang mengerti dalam kajian agama juga mampu menciptakan produk, baik produk pertanian untuk pangan maupun produk lain.

“Alumninya jadi pinter ngaji dan ngejo. Ngaji karena memang belajar mengaji, dan ngejo-nya karena memang pandai bertanam, yang akhirnya para santri pun tidak meminta bantuan anggaran. Akan tetapi mereka juga bisa mencari nafkah sendiri,” kata Wagub Uu.

Pimpinan Pondok Pesantren Modern Assalam, Ustadz Agus Mulyono, pihaknya sangat apreisasi atas waktu yang diluangkan oleh Wakil Gubernur yang telah bersedia mengunjungi pondok pesantren nya tersebut.

“Alhamdulillah saya ucapkan terimaksih kepada Wakil Gubernur, yang memang kegiatan ini menjadi motivasi bagi seluruh santri di Ponpes Assalam, sebagai mana di ungkap kan Wagub, bahwa santri tetap harus bisa ngaji dan bisa ngejo.” pungkasnya. (idr/ysp)

PASUNDAN EKSPRES/INDRAWAN SETIADI

PERTANIAN: Wakil Gubernur Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum saat menghadiri gerakan santri tani di Subang.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.