oleh

Tiga Kades Pastikan Siap Sambut Subang Smartpolitan

SUBANG-Guna mempersiapkan Sumber Daya Manusia (SDM) dalam rangka menyambut kawasan industri di Cipeundeuy, Kepala Desa Kosar, Sawangan, dan Wantilan mendatangi DPRD Subang. Mewakili ketiganya Kepala Desa Wantilan Komarudin menyebut, jika adanya kawasan industri Subang Smartpolitan di Cipeundeuy, dia berharap mampu meningkatkan kesejahteraan warga.

“Sejak saat ini perlu dipersiapkan. Kita ingin memastikan sejauh mana Pemda Subang mempersiapkan segalanya. Kalau kata pribahasa, jangan sampai ayam mati di lumbung padi,” jelas Komar.

BACA JUGA: Viral Video Penganiayaan Anak Balita, Ini Pengakuan Pelaku Alasan Pukuli Korban

Komarudin mengungkapkan kekhawatirannya, pada masyarakat di Desanya akan menjadi penonton saja di saat Subang sekarang menjadi Kabupaten Industri. Menurutnya, pembangunan beberapa perusahaan di wilayah Kosar, Sawangan dan wantilan mengharuskan masyarakat punya daya saing. Salah satunya dengan cara meningkatkan kompetensi masyarakat itu sendiri melalui pendidikan. Dia menyebut jangan sampai perusahaannya di Cipeundeuy, SDM-nya dari luar masyarakat Cipeundeuy.

BACA JUGA: Dramatis! Ditolak Balikan oleh Sang Mantan Pria Asal Pagaden Ini Nekat Bunuh Diri

“Sekarang saja khusus di Desa Wantilan ada lebih dari sepuluh perusahaan, namun seperti yang kita tahu, masih kurang maksimal menyerap tenaga kerja lokal Subang atau asli orang Wantilan. Nah, seiring akan dibangunnya zona industri di wilayah Cipeundeuy, termasuk Wantilan. Maka saya pada wakil rakyat di dewan, bisa seurius ikut mengawal fasilitasi masyarakat agar tidak sebatas menjadi penonton saja,” jelasnya.

Pemerintahan Kabupaten Subang memang diketahui sedang mempersiapkan SDM untuk sambut industrialisasi, baru-baru ini Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Balai Latihan Kerja (BLK) Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Subang membuka pelatihan dan keterampilan kerja tahun anggaran 2021.

Pada pelatihan yang dibuka Wakil Bupati Subang Agus Masykur Rosyadi, juga dilaksanakan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) dengan 10 perusahaan untuk pelatihan kerja. 10 perusahaan antara lain PT Bima Samudra Sinergi, Perum Perikanan Indonesia, PT. Tiga Kyung Seung Garment, PT Kwanglim YH Indah, Subang Autocom Indonesia (SUAI), PT Daenong, Meilon, Pungkok, dan NCO Paper Indonesia.

Wakil Bupati Subang Agus Masykur Rosyadi mengatakan, pelatihan dan keterampilan kerja yang digelar, merupakan sesuatu yang diharapkan oleh masyarakat Subang umumnya, yang membutuhkan skill dan kompetensi sebelum bekerja. Hal tersebut nantinya akan menjadi modal bagi masyarakat Subang ketika bekerja. “Ini merupakan hal yang sangat baik, mengingat masyarakat kita harus mendapat pelatihan dan keterampilan,” pungkasnya.(idr/vry)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.